The Dark Heir

The Dark Heir

  • WpView
    Odsłon 7,841
  • WpVote
    Głosy 166
  • WpPart
    Części 10
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja wt., mar 3, 2026
WpInfo
Fikcja
Romans
"Setiap tawa di Teroux, lahir dari jeritan yang dibungkam." Bagi Jevan, Teorux High School adalah medan tempur. Bukan dengan persaingan prestasi, tapi dengan tatapan merendahkan, hinaan dilapisi tawa sinis, dan perlakuan yang membuatnya merasa bukan manusia. Ia belajar memendam sakit dan berpura-pura tuli untuk setiap perlakuan buruk murid di sekolah Teroux. Julukan hina yang berubah-ubah lebih sering Jevan dengar, daripada panggilan nama. Baginya, hari tenang adalah hari ketika tidak ada yang menariknya ke lorong sepi. Hari baik adalah ketika mereka berlalu seolah ia tak pernah ada. Hingga muncul Louren, satu-satunya orang yang melihatnya tanpa rasa jijik. Memanggilnya dengan senyum lebar, bukan cemooh. Gadis yang memanggilnya "Cogan Oren" dengan nada bercanda yang terasa lebih tulus dari semua pujian palsu di sekolah itu. Ini bukan hanya kisah remaja yang penuh percintaan di masa putih abu-abu. Ini tentang bertahan di dunia penuh topeng dan kekuasaan. Ini tentang Jevan yang memilih menjadi cahaya kecil di lorong sekolah yang lebih gelap dari apa pun yang pernah dibayangkan. Teroux, tak ada ruang bagi yang tak selevel. Dan Jevan harus memilih antara bertahan dengan luka atau pergi tanpa suara. *** *re-pub > 05 September 2025 *ganti judul dari Jevandra, ke The Dark Heir WARNING🚫 : 1.) BANYAK MENGANDUNG KATA-KATA KASAR. DI MOHON ANGKAT KAKI APABILA TIDAK INGIN OTAK KALIAN TERINFEKSI KATA-KATA KASAR. 2.) SEMUA ISI CERITA MURNI DARI PEMIKIRAN PENULIS. 3.) BANYAK TYPO SEBAB AKAN DIREVISI TOTAL SETELAH TAMAT. ~Ta. 05 Juni 2021. #1 - mentalhealth, 16 November 2022
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#68
hilang
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści