GALINDARA [on going]

GALINDARA [on going]

  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
Galintang, si pria kasar yang terpaksa merubah diri menjadi seperti seorang peri karena mendapat pesan terakhir dari Ibundanya untuk menjaga seorang gadis yang memiliki gangguan psikis. Dara Shaveera, wanita yang tak sengaja ditemukan ditepi sungai itu diasuh dengan keluarga Galintang selama kurang lebih delapan bulan. Semenjak Ibunda Galintang meninggal dunia, Dara tetap tinggal bersama ketiga anak-anaknya. Mengapa sang Bunda tidak menitipkan Dara pada Adeffa? Kakak laki-lakinya itu lembut dan penuh kasih sayang. Dibanding Galintang yang selama ini dirinya sangat masa bodoh dengan keberadaan Dara disisinya. "Bodoamat" Adalah slogan Galintang kerap kali melihat gadis yang selalu mematung dan membisu bak manekin diberi nyawa itu. Dara yang irit saat berbicara bahkan terkadang diam tak bersuara, ditambah tiap ucapannya selalu 'savage' membuat Galintang yang mulutnya seperti knalpot racing itu menjadi kelu, juga Ia harus menahan emosinya setengah mati. Dirinya sendiri tidak tahu jelas bagaimana masa lalu yang dialami Dara hingga membuatnya menjadi seperti sekarang ini. Namun, lambat laun Galintang mengetahui sedikit demi sedikit alasan yang membuat psikis Dara terguncang. Dapatkah alasan itu mencairkan hatinya? Atau tetap berpaku pada slogan andalannya? [HIGHEST RANK IN 2021] #2 - mentalhealth © 2021 sachmr
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • CACTUS [END]
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • MY PETERPAN ALEN
  • GATARARA
  • HER SHADOW
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • ALVIVA (END)
  • Stop It, Darka! [END]
  • Diary Bestie (TERBIT)

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines