Story cover for Different Peach by 130Prasetyo
Different Peach
  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Jun 04, 2021
Sebutan peach atau buah persik adalah idiom yang digunakan untuk menggambarkan sesorang yang menarik, mengesankan, dan disukai. Dan bagaimana jadinya bila "buah persik" yang satu ini ternyata berbeda dengan "persik" lain, "persik" yang memiliki sesuatu yang tak selalu dimiliki oleh "persik" lainnya, dan itulah yang membuatnya berbeda dari yang lain. Atau mungkin perbedaan itu lah yang membuatnya sangat istimewa

    Menceritakan kisah cinta Raka dari sudut pandangnya sendiri, yang saat itu tak sengaja menabrak wanita cantik pentolan di SMA nya. Dan tiba tiba wanita itu mengajak raka untuk pulang bersama. Saat Raka menanyakan apa alasan wanita tersebut mengajak nya pulang bersama, dengan tenang nya wanita tersebut menjawab. "mungkin aku menyukaimu. " dengan senyum tipisnya. dan yang awalnya "lo,gue." berubah menjadi "aku,kamu"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Different Peach ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#100pelukan
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Kamu dan Hujan  cover
LAKON DARA - Seorang Gadis yang Memutuskan Jatuh Cinta cover
HANYA AKU DAN KAMU cover
Gesya || Come Bring Happiness, Go Bring Sorrow [ On Going ] cover
Rakhmal And His Story [Terbit]  cover
ARKAN cover
BRAHMALA cover
RIKORA (On Going)  cover
FRIENDZONE cover
Ungkapan Hati  cover

Kamu dan Hujan

10 bab Bersambung

Apa kamu pernah begitu mengagumi seseorang? Sampai-sampai tiap dia lewat, kamu merasa kebas... Kamu bahkan tak tahu namanya, tak tahu identitasnya. Hanya saja, semesta berkali-kali mempertemukanmu dengannya? Sampai-sampai kamu menerka-nerka; "Ada apa sebenarnya?" "Kenapa aku sering bertemu dengannya?" Ketahuilah, itu adalah sinyal dari Tuhan, supaya kamu merelakan. Dia hanya lewat, hanya untuk kamu pandangi, tak lebih dari itu. Bahkan, dia tak untuk kamu miliki... Seringnya, kenyataan memang lebih pahit daripada sebuah obat... Namun kita tak bisa menolaknya, dan harus tetap mau menelannya. Walaupun dengan terpaksa....