Hy Guys
Saya akan menceritakan pengalaman saya, yang saya miliki, Berjudul Tentang : Cinta Dalam Doa, Cinta dalam Doa.
Menceritakan seorang remaja pria mencintai wanita di Taman, namun karena jarak dan waktu yang memisahkan mereka berdua.
Akhirnya mereka bercerita dan meminta saran kepada Keluarganya, Temannya dan Pak Ustad Haikal, namun mereka malu bercerita tentang perasaan yang mereka pendam di dalam hatinya.
Nama Tokoh nya yang di dalam Novel tersebut : Maulana, Mona, Fikri, Bagus, Rosi, dan Pak Ustad haikal.
Maulana : sebagai Pria yang suka sama Wanita itu .
Mona : sebagai Wanita itu yang di cintai Maulana.
Fikri dan Bagus : sebagai Temannya Maulana.
Rosi : sebagai Temannya Mona.
Pak Ustad Haikal : sebagai pendakwah .
Maulana : memiliki sifat Baik, Pendiem, dan pemalu .
Mona : Memiliki sifat Pemalu, Rajin Ibadah dan Baik.
Rosi : Memiliki sifat Baik dan Rajin Ibadah.
Bagus dan fikri : Memiliki sifat suka Gibah, dan Baik.
Pak Ustad Haikal memiliki sifat Rajin Ibadah, dan Baik .
Kisah lanjutannya Cerpen yang diatas akan di ceritakan di next selanjutnya.
* Selamat Membaca dan Tinggalkan vote bila kalian suka *
⚠️FOLLOW TERLEBIH DAHULU⚠️
JANGAN LUPA VOTE DAN COMMENT JUGA YA!!
Hargai penulis dengan cara memVote dan memberi Saran ya!! Sayang kalian banyak banyak!!!
***
Cerita ini mengisahkan perjalanan takdir dua insan yang dipertemukan oleh Allah, dengan cara yang tidak terduga. Takdir mempertemukan mereka, meski keduanya datang dari dunia yang berbeda. Seorang laki-laki yang dikenal bandel dan jahil, yang sering kali bertindak semaunya, harus berhadapan dengan seorang gadis yang lembut, pemalu, dan penuh pertimbangan.
Laki-laki itu, meskipun sering ditolak dengan halus oleh sang gadis, tidak pernah menyerah. Ia terus mengejar, karena hatinya sudah tertarikat pada gadis itu. Setiap penolakan yang diterimanya seakan semakin membangkitkan tekadnya untuk menunjukkan keseriusan dan perasaannya. Namun, sang gadis, meski lembut, tidak mudah terpengaruh, karena ia tahu betul apa yang ia inginkan dalam hidupnya dan bagaimana harus menjaga jarak yang tepat dalam pergaulan.
Takdir memang memiliki cara tersendiri untuk mempertemukan dua hati yang berbeda, dan cerita mereka menjadi bukti bahwa Allah memiliki rencana yang lebih besar dan indah, meski sering kali tidak bisa dipahami dengan segera.