Him; Revenge(I) [EBOOK]

Him; Revenge(I) [EBOOK]

  • WpView
    Reads 5,793
  • WpVote
    Votes 250
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Aug 28, 2024
[VERSI BARU & EBOOK] Because of him, everything is changed. Bertahun telahpun berlalu, mereka bertemu kembali. Namun, masing-masing tidak mengenali antara satu sama lain. "I'm Sophia Sabella." Puas memaksa diri untuk mengingati semula wajah jejaka tersebut, tetap juga payah untuk dirinya ingat semula. Akhirnya, dia memilih untuk tidak ambil peduli. Dendam dan benci masih terpendam di dalam hati Daniel Wellington. Akhirnya, gerangan yang ditunggu bertahun lamanya kini muncul kembali dan datang dengan sendirinya. "Don't you ever dare to provoke me, dear." Setelah rahsia terbesar yang disembunyikan selama ini terbongkar dengan begitu saja, Daniel terus melaksanakan dendamnya terhadap Sophia hingga perlu mengorbankan beberapa nyawa. Selamat atau tidak, semuanya bergantung pada pilihan yang dipilih. ⚠️PERINGATAN⚠️ Versi baru ini TIADA UNSUR DEWASA jadi masih SELAMAT untuk dibaca oleh anda semua. tapi masih hanya pembaca yang 18 ke atas saja DIGALAKKAN memandangkan masih ada scene sensual tetapi tidak banyak. cover: de beauty graphic❤ start: 27/4/2020 end: lupa tak ingat :")
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEDUSA
  • UZAIR : KALI KEDUA (C)
  • BOOK I: THE KASYAF FAMILY [C]
  • Obses Dalam Percintaan -MSA-
  • Kau Milik Ku (✔)  By Anaa
  • Cintaku Hanya Untukmu [✔]
  • Kembalinya Seorang Bidadari [C]
  • 𝙈𝙮 𝙋𝙮𝙨𝙘𝙝𝙤 𝙎𝙩𝙪𝙙𝙚𝙣𝙩𝙨
  • Timeless Love(COMPLETED)
MEDUSA

𝐄𝐑𝐒𝐇𝐀𝐋 𝐒𝐎𝐏𝐇𝐈𝐀 | 𝐑𝐄𝐕𝐄𝐍𝐆𝐄 𝐕𝐄𝐑. (Completed) Dia, wanita yang pernah percaya pada cinta suci, kini bangkit sebagai wanita yang penuh dendam. Ershal Sophia yang dulu lembut seperti sutera kini menjelma menjadi ibarat medusa. Pandangan matanya yang tajam mampu membuat sesiapa sahaja terkedu - cukup untuk membunuh hati yang berdosa. "I janji I akan bertanggungjawab atas segalanya. Arshal mesti perlukan kasih sayang seorang ayah." Suara Emir Uwais serak cuba merayu dengan penuh penyesalan. Namun, baginya lelaki itu hanyalah bayang-bayang silam yang tidak layak wujud dalam hidupnya. Ershal hanya tertawa kecil sinis. "No need. Aku tak perlukan sampah masyarakat untuk jadi ayah kepada anak aku." Nada suaranya dingin menusuk ke tulang. Air mata yang dulu pernah menjadi teman tidurnya kini sudah kering. Cinta? Tiada lagi tempat untuk itu. Baginya, lelaki seperti Emir hanya layak menerima balasan - balasan atas luka yang tidak pernah sembuh. "Dulu kau buang aku seperti sampah. Sekarang, kau tengoklah sampah ini bangkit tanpa kau kutip." Ershal Sophia kini bukan lagi wanita lemah. Dia adalah lambang kekuatan dan dendam yang sempurna - dan ini baru permulaan. ⚠️WARNING⚠️ Mengandungi kata kata kesat, unsur unsur kasar dan seangkatannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines