LITANI kita [END]

LITANI kita [END]

  • WpView
    Reads 27,665
  • WpVote
    Votes 2,330
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 23, 2021
"Astaghfirullah." ceplok Syifa tak tahu malu dengan wajah syoknya. "Ustad Umar?!" panggilnya terselip nada heran dengan maniknya yang melotot menatap Umar. _____________ "Em... Ustad." panggil Syifa sedikit mengeraskan suaranya agar tak kalah oleh angin. "Jangan manggil Ustad lah, kan bukan di pondok ini." protes Umar. "Loh, terus manggil apa dong?" "Sayang? Bebeb? Atau apalah yang mesra gitu." canda Umar. "Dih, gak sekalian ayam bebek aja ya?" sambar Syifa membuat tawa kecil mereka berdua menguar. "Aneh-aneh aja, masa ayam bebek." "Ya habisnya. Um... Manggil Cacak aja ya?" Umar mengangguk, "Boleh." "Cacak." panggil Syifa. "Ya?" "Cacak." "Hm..." "Cacaaaak!" jeritnya girang. Btw guys, hidup gak se enteng itu lho, kuy kepoin kehidupan pasangan di atas♥ Strat. : Rabu 26/05/2021 Finish : Rabu 23/06/2021
All Rights Reserved
#102
pondok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Imam (TERBIT)
  • Klandestin
  • CINTANYA GUS DINGIN [HIATUS]
  • Menatap Untuk Menetap [END]
  • SEPUCUK SURAT CINTA
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • Feeling Perfect
  • Pesan dari Hati [END]
  • Adzzla's Story
  • Fall in love with Ghost

Revisi versi cetak Oma Iren menyembulkan kepala ke jendela lalu menatap sebal pengendara itu yang menghentikan motornya kala mendengar suara klakson. "WOY! MINGGIR SEMPRUL! MALAH NGALANGIN JALAN GUE LU! KAGAK TAU APE CUCU TERSEYENG GUE SEKARAT!" pekik Oma Iren mengalihkan atensi orang-orang yang berada disana. "Oma!" tegur Opa berdecak kesal. Oma Iren meneguk ludahnya cepat, "MINGGIR WOY! ASTAGHFIRULLAH!" pekik Oma Iren frustasi. Spontan pengendara motor itu langsung melajukan motornya keluar area rumah sakit dengan kecepatan di atas rata-rata. *** Sahna melirik sinis Langga, "Lo pergi deh! Jangan nambahin dosa gue dengan adanya lo disini!" kesal Sahna, di dalam hati ia terus saja beristighfar. Langga terkekeh, "Bahkan sekalipun kita pegangan tangan tidak akan menimbulkan dosa, justru mendapatkan pahala." enteng Langga berniat menggoda Sahna. Sahna membulatkan mata, 'Bagaiamana bisa seorang Gus berbicara seperti itu?' batin Sahna menggelengkan kepala tak habis pikir. Langga mendekatkan wajahnya ke Sahna. Sontak saja, Sahna beringsut mundur dan memejamkan matanya kuat karena merasa takut. "Ana uhibbuki fillah ya, Zaujati." ucap Langga pelan membuat Sahna merona. Langga terkekeh lalu mengecup singkat dahi Sahna. Plak! Spontan saja Sahna menabok pipi Langga, membuat sang empu shock karena kaget atas kejadian barusan. Sahna menutup mulutnya shock setelah sadar apa yang dia lakukan, "Alamak ... " gumamnya. __ Ring 🏅 🥇 #ning(14/3/22) #pesantren (17/3/22) #makmum (20/10/22) #imam (19/11/22) 🥈#pernikahanrahasia (15/3/22) #makmum (15/3/22) #ning (17/3/22) #baby (10/4/22) 🥉#makmum(14/3/22) #ning(15/3/22) #pernikahanrahasia(22/4/22) Start maret 2022 End januari 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines