Diary of Jagat Sentosa

Diary of Jagat Sentosa

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 5, 2021
Jagad Sentosa, begitulah ayahnya memberi nama, entah apa harapan dan doa yang tersembunyi dari balik nama itu. Garis-garis wajahnya seolah menjadi catatan atas perjalan hidup yang penuh tempaan. Semua ia jalani dengan hanya berbekal sedikit tetesan cinta ibu serta falsafah kehidupan dari sang ayah. Tidak peduli berapakali ia terpuruk, suara itu terus membangunkannya layaknya teriakan seorang pelatih yang berusaha menyadarkan muridnya saat tersungkur di ring tinju, bangun Jagad!, bangun! bangkit jagad! Bangkit! Sebab handuk putih tanda menyerah ini bukan untukmu.
All Rights Reserved
#446
siswa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • SENJA TERAKHIR[Hiatus Sementara]
  • 7. Titik Terakhir Senja
  • JENARO
  • DISA | broken
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Topeng Untuk Luka [ END/TERBIT✔️]
  • Aku Ingin Bercerita

❗️[WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA]❗️ "Jangan bohong, Ibu. Aku tau Ibu berharap agar aku bisa meraih semua kejuaraan sekolah sebagai tanda terima kasih karena sudah mengasuh aku selama ini." Ujar Arunika kepada Ibu angkatnya yang kini menatapnya dengan tatapan yang tak dapat diartikan. "Aru ..." "Aku tau Ibu ga setulus itu untuk merawat aku, Ibu mengharapkan agar aku meraih semua kejuaraan itu supaya Ibu bangga dengan aku dan itulah yang Ibu anggap sebagai tanda terima kasihku." Terangnya. Menjadi anak angkat dari seorang Ilmuwan yang sudah dikenal oleh penjuru dunia memanglah menyenangkan karena otomatis akan dikenal oleh penjuru dunia juga. Namun, pernahkah kalian berpikir apa sisi gelap dari seseorang yang bagus reputasinya seperti Ilmuwan Hanasta? Arunika Hasta Takarala dengan nasib malangnya malah merasakan hal itu. Hal yang terlihat menyenangkan bagi orang-orang yang tak tahu akan sisi gelap Ibu angkatnya. Ya, Ilmuwan Hanasta hanya mengasuh dirinya agar tidak lagi mendengar celetukan-celetukan yang memanaskan telinganya. Ilmuwan Hanasta sudah menyembunyikan hal itu, namun lambat laun ... Arunika semakin tahu apa yang Ibunya sembunyikan. Arunika yang sudah lelah mengurus diri demi Ibunya malah ditimpa dengan segala masalah yang terjadi di sekolah. Entah itu masalah di masa lalu, masalah yang tak teringat lagi, masalah laki-laki, masalah nilai ... semua itu menimpa Arunika secara bersamaan, membuat dirinya mau tak mau harus menyelesaikan semua itu secara sekaligus. ⚠️MENGANDUNG KEKERASAN⚠️ ⚠️WAJIB 13+ UNTUK MEMBACA⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines