Aku dan Altair (End)

Aku dan Altair (End)

  • WpView
    Membaca 4,479
  • WpVote
    Vote 1,595
  • WpPart
    Bab 101
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 22, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
Chapter I : Saat Kita Bertemu Prita Kanahaya, cewek matre yang berusaha pura-pura kaya untuk mendapat kepopuleran di sekolah. Dengan bermodalkan Kecantikan dan Kepintarannya, ia dengan mudah bergabung dengan circle paling dikagumi di sekolah. Bagi prita, terlihat kaya adalah sebuah kesempurnaan. Tidak ada gunjingan, cacian ataupun makian yang akan dihadapinya setiap hari. Namun semua itu tidak berjalan lancar seperti apa yang ia mau saat ia bertemu Leon Altair. Cowok judes yang bicaranya tidak pernah di filter, prita sangat membencinya. Tapi ia tidak bisa lari dari cowok itu karena, Leon mengetahui semua rahasianya. Rahasia bahwa ia hanyalah orang miskin yang berusaha terlihat sempurna di depan banyak orang. Berbagai cara Prita lakukan agar Leon terus tutup mulut. Namun cowok itu malah mengajarkan tentang kesederhanaan kepadanya. "Leon, lo...mau menjadi bagian dari segala bentuk ketidakberuntungan gue?" tanya Prita. Penasaran? Siapkan hati, otak, juga emosi kalian. Prita dan Leon akan membawa kalian ke dunia wattpad yang seru! Dengan Komedi, Action, Teka-Teki, trauma juga Keromantisan! SELAMAT BERIMAJINASI🐣🌼💛
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#34
prita
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DEFENDER [End]
  • LEON
  • Unexpected Prince
  • I'NORA
  • BAD COUPLE [VELJESHA] (DI BERHENTIKAN)
  • KAYANA
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠�𝐥𝐞 ✔
  • 4 Batu 1 Debu (On Going)

©2019 Story by Dallas_93 . . . . . MY 1ST TEEN STORY Tak pernah ada kata terucap dari mulut Davian tentang apa yang selalu dilakukannya terhadap Safaa. Gadis cupu dan dicap sebagai nerd di SMA Pelita Bangsa yang selalu menjadi bahan bullyan di sekolahnya. Kalau Safaa dihina, Davian datang menghalau. Kalau Safaa disakiti, Davian datang menolong. Kalau Safaa dipermainkan, Davian datang menghentikan. Bahkan, ketika Safaa dipermalukan, tubuh tegap Davian hadir melindungi Safaa. Banyak hal yang sudah dilakukan Davian untuk Safaa, namun sekalipun tak pernah terucap dari bibir Davian, bahkan hanya untuk sekedar berbasa-basi menyapa Safaa. Di hari-hari biasa, ketika mereka berpapasan, Davian menampilkan sikap seolah ia dan Safaa tidak pernah saling mengenal. Namun, ketika sesuatu terjadi pada Safaa, Davian akan hadir di barisan paling depan untuk menolong Safaa. Banyak hal yang harusnya ditanyakan oleh Safaa, namun hal itu tidak berani Safaa utarakan. Hingga ia, hanya mampu menganggap Davian sebagai pelindung sekaligus pembela dirinya. Namun hatinya, berkata lain. Benarkah hanya itu saja? --- "Aku perlu kejelasan," ucap Safaa sambil menunduk pada Davian yang sedang berdiri di hadapannya. Davian hanya terdiam, sambil menautkan satu alisnya. "Kejelasan?" Safaa mengangguk. "Atas sikap kamu selama ini." Mendengar itu, Davian tersenyum tipis. "Biarkan Tuhan yang memberi kejelasan, tunggu saja ya, paling telat lima tahun lagi kita bertemu di pelaminan," kata Davian santai, kemudian pergi begitu saja meninggalkan Safaa yang mematung dibuatnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan