Antara Aku, April dan Mei

Antara Aku, April dan Mei

  • WpView
    Membaca 70
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 13, 2021
Apa yang kalian pikirkan tentang diri kalian sendiri? Apa yang terlintas dalam benak kalian, jika mendengar tentang love yourself? "Mencintai diri sendiri itu lebih penting, daripada mencintai orang lain." Bacalah, bahwa mencintai diri kita sendiri itu penting. Sekarang, apa yang kamu cintai dari diri kamu? Untuk seorang Anna, dia mencintai dirinya karena dia berhasil bertahan pada bulan ke lima. Bulan yang amat dia benci. Semesta memang suka bercanda, tapi juga semesta lebih tau apa yang kita inginkan dan perlukan. Semesta berhasil mempertemukan Anna dengan Cyan. Sosok laki-laki yang sangat mencintai dirinya sendiri. Pertemuan kala itu, berhasil mengembalikan senyum Anna untuk bulan ke lima. Namun pada kenyataannya, Mei tetaplah Mei. Bulan dengan sejuta kenangan. "Jangan berharap lebih pada manusia. Karena manusia diciptakan untuk berpikir, bukan untuk membaca pikiran. Manusia itu sumber kecewa. Diri sendirilah yang dapat kamu percayai." ~AKADM~ 7 Juni 2021
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#115
loveyourself
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hai, Lim Hyunsik [√]
  • KIARA [End]
  • Lava dan Luka
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • about us and him ✔️
  • Pilar Sendu
  • Pesawat Kertas [SELESAI]✔
  • School Love Affair ; BTS [END]
  • Gheandra [END]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita

Pernahkah, sekali saja di sudut malam kau berterima kasih atas segala usaha yang telah kau lakukan tiap hari? Paling tidak, setiap kau melakukan sesuatu yang terbaik, pernahkah kau berpikir betapa hebatnya dirimu? Lim Hyunsik tidak pernah tahu bahwa bebannya kian menumpuk. Dia hanya menjalani hidup, makan karena butuh, bekerja karena harus, dan tersenyum sebab orang lain tersenyum. Bukan murni untuk diri sendiri. Tiada suka, atau sesuatu yang disebut membanggakan. Manusia memiliki kesedihan mereka masing-masing, tapi hanya sedikit dari mereka yang mau menghibur diri secara mendalam. Tiap manusia juga punya luka tersendiri, dan sekali lagi, hanya ada sedikit dari mereka yang menyembuhkan luka tersebut, termasuk Hyunsik. Laki-laki itu terlalu banyak mengabaikan diri sendiri, sehingga membangun dinding pertahanan yang tidak kokoh sama sekali. Lim Hyunsik bisa menyembuhkan orang lain, tapi tidak pernah bisa menyembuhkan diri sendiri. Hyunsik hanya tidak sadar, bahwa sakit yang dialami lebih parah dari sakit fisik pasiennya. Sampai suatu ketika, Hyunsik bertemu anak laki-laki yang mengikuti kemana pun dirinya pergi. HAI, LIM HYUNSIK SINCE2020 COPYRIGHT©ILESTAVAN

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan