Story cover for ZioNa by Sequad
ZioNa
  • WpView
    LECTURAS 1,327
  • WpVote
    Votos 1,128
  • WpPart
    Partes 18
  • WpView
    LECTURAS 1,327
  • WpVote
    Votos 1,128
  • WpPart
    Partes 18
Continúa, Has publicado jun 06, 2021
Bermula dari pertemuan singkat dan kesalahpahaman.

.

.

.


"Zian!"

"Hah Zian?"

"Zian, ngapain lo ada disini?"

"Hah gue bukan Zian."

"Gk usah bohong lo, lo ngapain ada disini?"

""Dibilangin bukan Zian! Gue Zion."

"Ko mirip?"

"Gk ah, gantengan gue."

Cover by: TiaraAtika4
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir ZioNa a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#110salahpaham
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
ADIKARA ELUSIF (END) de blackcurrantbery
56 partes Continúa
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
SHADOWS IN A VESSEL de jaevameovv
18 partes Continúa
Hayes tidak pernah menyangka hidupnya akan berakhir di pelukan orang yang paling ia cintai. Malam itu, saat ia dan kekasihnya melarikan diri dari seorang pria berbahaya yang terobsesi pada sang kekasih, Hayes sudah terluka parah. Tapi nasib lebih kejam-puing-puing ledakan dari rumah pria itu menghujam tubuhnya, meninggalkan luka fatal yang tak tertolong. Di detik terakhir hidupnya, ia merasa lega melihat kekasihnya selamat, namun ia tidak pernah menduga bahwa kematiannya hanyalah awal dari cerita baru. Ketika Hayes terbangun, ia mendapati dirinya berada di tubuh seorang anak laki-laki bernama Zeano, tokoh figuran yang nyaris tak disinggung dalam cerita aslinya dalam sebuah novel yang pernah ia baca. Zeano adalah seorang anak sulung yang memiliki kondisi kelainan kulit sejak ia lahir yang telah lama terpisah dari kedua orang tuanya. Sejak usia 1 tahun, Zeano hidup bersama nenek dan kakeknya yang penuh kasih. Mereka telah mengorbankan segalanya demi mencari obat untuk kondisi Zeano, bahkan hingga memohon bantuan dari dokter-dokter terbaik di dunia. Bagaimana Hayes akan menghadapi kehidupan barunya? Akankah ia memilih untuk mengubah takdir dunia novel tersebut, atau justru menyerah dan mengakhiri hidupnya untuk kedua kalinya? Ꮚ✿✿✿⁠✿⁠✿⁠✿⁠✿⁠✿⁠✿⁠✿⁠✿✿✿✿✿✿✿✿✿Ꮚ BACA DESKRIPSI DULU SEBELUM BACA CERITANYA!!! 1. Cerita ini saya ketik sesuai mood, jadi tidak menentu update nya 2. Cerita yang menurut saya klise yang bisa kalian temukan di cerita penulis² lainnya 3. Cerita ini langsung dari pabrik halu saya, jadi tolong hargai saya untuk tidak mencuri hasil karya saya <3 4. Terinspirasi boleh asal alurnya tidak plek ketiplek 5. Saya usahain sedikit luangin waktu buat ngetik cerita ini, kasih support dongg. Voment juseyooo Hepi riding oll ‼️🎀
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
ADIKARA ELUSIF (END) cover
[✓]FILANTROPI cover
Teacher Pet's : Brothership  cover
MOVE ON ✅ cover
Become Baby Boy✓ cover
콧노래 From Fit cover
SHADOWS IN A VESSEL cover
HARMONI  cover

ADIKARA ELUSIF (END)

56 partes Continúa

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25