UNSTOPABLE (Love Or Laugh)

UNSTOPABLE (Love Or Laugh)

  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 22, 2021
Tidak ada yang bisa mengerti besaran cinta yang kita dapatkan selain bukti dari cinta itu sendiri. Bahkan, kita tidak akan pernah bisa menghalangi seseorang untuk pergi atau tetap bertahan dalam mencinta. Karenanya ada hak-hak dari masing orang yang tidak bisa kita halangi. Lantas, akankah kisah ini berakhir layaknya kisah lain dalam akhir yang bahagia? Gita terus melangkah menghidupi sang kakak yang cacat akibat kecelakaan beberapa hari lalu. Yang mengakibatkan kedua orang tuanya juga meninggal. Bekerja sekaligus sekolah, Gita harus pandai membagi waktu. Terlebih saat kisah cinta itu mulai tumbuh dalam hatinya. Membagi waktu antara Kakak, sekolah, pekerjaan dan kehidupan pribadinya. Mampukah Gita melewati semuanya ditemani dua lelaki yaitu Ali dan Ken?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Cinta Masa Lalu Tuan Muda
  • Menderita?
  • You are my destiny
  • Senja Yang Sunyi
  • Peak of Love
  • BAYANG DI ANTARA KITA
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Fate at the Edge of the sword

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines