Salam Sayang untuk Dia

Salam Sayang untuk Dia

  • WpView
    OKUNANLAR 228
  • WpVote
    Oylar 10
  • WpPart
    Bölümler 5
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Haz 13, 2021
Tara menghidupi dirinya sendiri dengan bekerja sambil menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi. Dia tidak punya waktu untuk bersenang-senang dengan teman-teman atau membuang waktu dengan melakukan sebuah hobi. Baginya waktu adalah belajar dan bekerja. Satu pengalaman mengubah pendiriannya. Dia melihat kumpulan anak muda bermain alat musik di trotoar tidak jauh dari restoran di mana dia bekerja. Salah satu gadis dari kelompok tersebut mencuri perhatiannya. Dia begitu hanyut dalam permainan biolanya yang juga membawa Tara ikut hanyut. Mereka tertawa, marah, menangis, dan tersenyum bersama. Pendapatnya mengenai musik pun berubah. Tidak semua hal di luar kerja dan belajar adalah hal yang membuang-buang waktu. Mengetahui secara tidak sengaja bahwa gadis tersebut menuntut ilmu di perguruan tinggi yang sama, Tara mulai gelisah dengan perasaannya sendiri. Dia tidak mau hanya menyukainya secara diam-diam. Dia juga ingin menyapa dan bicara dengannya. Tetapi dia tidak tahu bagaimana caranya.
Tüm hakları saklıdır
#735
campuslife
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Titik Nadir
  • Jauvan's Journey  - Han Jisung
  • UNREQUITED LOVE
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Tandang
  • YES I DO "Bright and win"
  • Prelude
  • TerraCotta (Completed)
  • Putra My IronMan (On Going)

Deva, cowok dengan segabrek reputasi buruk di kampus. Namanya mengudara seantreo Fakultas Ekonomi sampai Fakultas tetangga. Entah siapa yang mengawalinya, kabar burung semakin berkembang seiring berjalannya waktu. "Selalu pake baju lengan panjang, karena tangannya tatoan. Sering maen cewek, free sex maksudnya. Doyan mabok, alias ngedrunk. Yang lebih parah, ngobat juga, yang pasti bukan minum obat sakit kepala, ngdrugs! Siapa yang jamin dia gak kena HIV? Atau jangan-jangan udah AIDS?" - pergosipan mahasiswa di kampus yang tidak pernah dibantah atau dibenarkan oleh sang objek. Terang saja hal itu semakin membuat cerita-cerita tentang Deva terus berkembang seiring berjalannya waktu. Tara, salah satu tukang gosip di kampus, berasal dari kalangan genk cewek yang gak tenar-tenar amat, tipikal cewek-cewek yang mau ke toilet aja harus ramean. Karena beberapa alasan, membuat Tara terlibat dengan Deva. Keterlibatannya membuat Tara mengetahui fakta-fakta dari seluruh gosip yang ada. Sialnya, benar semua! Ada juga Tania, si cewek metropolitan yang siangnya kerja di gedung pencakar langit, malamnya dugem sampai pusing. Tania adalah satu-satunya cewek yang bersama Deva dalam kurun waktu yang lama. Lagi-lagi menurut gosip yang mengudara, mereka sih hanya berteman. Teman bobo maksudnya. Namun, ketika sampai pada keadaan... Deva adalah satu-satunya hal yang Tania inginkan ketika Tania tak pernah lagi menginginkan apapun. Tara adalah satu-satunya harapan bagi Deva yang sudah sejak lama kehilangan harapan. Deva adalah permasalahan terbesar bagi Tara yang hidupnya sangat jarang bermasalah.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi