Transmigrasi  (VAKUM DULU MAAF)

Transmigrasi (VAKUM DULU MAAF)

  • WpView
    LECTURAS 32,201
  • WpVote
    Votos 2,316
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 9, 2021
kita putus" cowok berlesung pipi 2. Ia menatap cewek bertopi didepan nya dengan heran. Tak ada raut wajah kesedihan di wajah nya hanya ada wajah datar lebih tepat nya kekecewaan... Yang pasti wajah yang dibuat buat buat oleh sang cewek "Oke" jawab sang cewek sambil membenarkan topi nya. Si cowok herman Ehh heran Gue ganteng kan Gue kaya Wakil geng motor Ekhm oke suatu yang mustahil kalo cewek gak nangis kalo habis gue putusin
Todos los derechos reservados
#2
fakefriend
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Transmigrasi si Bulat [END]
  • I'm the male lead's wife?
  • MY  COLD PRINCESS
  • VINDEYLI
  • RAELA
  • I became the wife of the male lead {End}
  • ice bear kesayangan
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • Blooming Baby

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido