another me n YOU

another me n YOU

  • WpView
    Reads 1,950
  • WpVote
    Votes 268
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 6, 2025
Chatrine hidup tenang seorang diri di sebuah komplek perumahan, dia masih lajang di umurnya yang sudah menginjak 30 tahun. Chatrine terlalu sibuk untuk berkarir dan mengumpulkan uang, jadi dia tak ada waktu untuk berkencan dengan pria seusianya. Sampai suatu hari, kehidupannya mulai berubah. Kedatangan tetangga baru di rumah sebelah membuatnya terkejut. Varrel Oliver, bukan sekadar nama si tetangga baru, Varrel bukan orang asing. Dia pernah jadi sebagian kehidupannya, di saat usia mereka baru 5 tahun. Varrel adalah cinta pertama bagi Chatrine. Hubungan dulu biasa saja. Kadang akrab, kadang berjarak. Tipikal bergaul dengan lawan jenis, masih ada canggung yang membuat mereka tidak terlalu dekat. Kini, mereka dipertemukan lagi sebagai orang dewasa, dengan cerita hidup baru, tapi tetap membawa bayangan masa lalu. © cloventa, 2025.
All Rights Reserved
#152
childhood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines