One Day

One Day

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 2, 2021
"Bertemu denganmu adalah takdir. Berpisah denganmu juga sebuah takdir." Ya, ini adalah sebuah kisah klasik antara dua remaja. Kisah di mana pertemuan secara tak sengaja dan berpisah secara tiba-tiba. Awalnya ini hanya biasa saja tetapi menjadi tak biasa saat dia menaruh hati padanya. Lantas, siapakah yang akan kalah dalam kisah ini. Ataukah tak ada yang kalah dan menang?
All Rights Reserved
#60
fuckboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MELODY : More Than Memories
  • Me and You vs Our Story
  • cinta di BATAS SENJA
  • DESTINY
  • ALVINA
  • My Love
  • Sky & Sea (Repost)
  • ANAIAL《TERBIT》

[ LAST LOVE 2 ] Setiap orang akan ada masanya, dan setiap masa akan ada orangnya. Sama seperti kita yang mulai terpaut akan perpisahan, tak ada yang bisa disalahkan, tak ada yang bisa egois untuk tetap menahan satu sama lainnya. Berharap pada takdir untuk berbaik hati menyatukan sebuah titik untuk kembali, hingga kaki-kaki ini bisa berjalan beriringan dalam setapak jalan yang sama. Mungkin dari banyaknya harapan, bertemu denganmu lah yang paling ku nantikan. Maka, kembalilah dari perpisahan dan kita memulainya lagi. "Menjauh untuk menjaga, sejujurnya aku benci konsep itu. Seperti perumpamaan klasik tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya. Terdengar tegar dan dewasa memang, tetapi tetap saja terlalu menyedihkan dan aku harap itu bukan takdir kita ya, Ar." "Enggak, Queen, takdir kita akan jauh lebih indah dari perumpamaan itu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines