SyiFauzi
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 6, 2021
"Bang Zi" panggil Syifa. Fauzi menoleh dan menatap Syifa sendu. "Fa, tolong jangan t-" ujar Fauzi terpotong oleh Syifa "Maaf Bang" Syifa menundukan kepalanya "Syifa Ikhlas kok. Abang harus tanggung jawab!" Syifa Mengusap air matanya kasar lalu memaksakan senyumnya di hadapan Fauzi. "Fa, tolong tetap di sisiku. Aku mohon" ujar Fauzi frustasi. "Maaf Bang. Abang aja nggk yakin dengan diri kamu sendiri, apalagi aku Bang" akhirnya tangis Syifa yang sejak tadi ia tahan pun keluar. "Fa" tangan Fauzi terulur untuk mengusap air mata Syifa yang mengalir deras di pipinya namun Syifa menghindar. "Sekali lagi maaf Bang. Aku pamit" Asyifa mundur tiga langkah lalu membalikkan tubuhnya dan berlari meninggalkan Fauzi yang tengah dilanda rasa amarah, sedih, dan frustasi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  CHARIVA SQUAD
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Sebuah Takdir
  • GUNFA
  • PENGORBANAN KETIGA
  • GOLD
  • Xyzie Andrean

"semoga kita selalu bersama sama ya,"ucap gadis cantik berambut sebatas pinggang yang bernama tag Chariva. "semoga aja," jawab laki laki berparas tampan yang sedikit acak acakan bernama tag arata. "senjanya indah banget,"ucap Ayya dengan senyuman. "Namanya juga senja ay," jawab Raegan yang tengah bermain hp. Setelah sekian lama berdiam diri dengan kegiatan mereka masing masing. Tiba tiba ayya bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana. "Va,"panggil Raegan. "hmm?"saut Riva. "Kenapa tuh bocah malah pergi," tanya Raegan yang keheranan. "Gak tau tuh," jawab Arata. Baru saja di bicarakan, tiba tiba ayya datang dengan membawa kantong plastik di tangannya. Setelah di buka kantong plastik itu, ternyata berisikan es krim yang baru saja di beli oleh ayya di depan sana. "Widih beli es krim kamu ay?" Tanya Riva seraya bangkit dari duduknya untuk mengambil es krim miliknya. Ayya yang di tanyain seperti itu tentunya mengangguk. "iya kak," ucap Ayya sambil membuka bungkus es krim miliknya. Saat es krim milik ayya terbuka, dia mengoleskan sedikit es krim itu ke tangannya dan mengarahkan tangan yang terkena es krim itu ke arah Chariva. "Ayya," reflek Riva saat tangan Ayya yang terkena es krim itu berhasil mengenai wajah Chariva. "Hahaha ," tawa Ayya seraya berlari agar tidak bisa tertangkap oleh Chariva yang juga ingin mengoleskan es krim. Saat Chariva dan Ayya sibuk berlarian di situ Arata dan raegan hanya duduk memakan es krim dan memandangi kedua gadis itu. "Lucu ta," ucap raegan seraya memakan es krim miliknya. "Iyaa semoga bisa terus kayak gini," Jawab Arata dengan memakan es krim dan memotret dua gadis itu dari jarak jauh. "hahaha," tawa mereka bersama. senja ini menjadi saksi kedekatan antara mereka berempat. Semoga mereka bisa terus seperti ini sampai nanti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines