THE RED TAIL  II (REVISI)

THE RED TAIL II (REVISI)

  • WpView
    Reads 1,002
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadComplete Wed, May 25, 2022
#BAGIAN KE-2 DARI CERITA THE RED TAIL. Masa remaja waktunya untuk bersenang-senang. Waktunya untuk cinta, tapi kami berbeda karena ini waktunya untuk berkompetisi. Kami kembali. Sudah waktunya untuk berkompetisi lagi. Padahal kami telah kalah sebelumya, tapi kami akan bangkit dan sekarang semua hal masih sama, mengubah sekolah dan peraturannya tidak peduli bagaimana caranya kami akan menang. ~ Organisasi RED TAIL ~ Awalnya kami telah kalah, tapi semuanya belum berakhir. Justru ini akan menjadi awalnya. Awal menuju pertempuran terakhir, hanya saja dengan jalan yang berbeda. ~ Ruth~
All Rights Reserved
#222
virus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • RED CITY : ISOLATION
  • Foreign Virus (LENGKAP)
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • RAVIEL [END]
  • How to Survive
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 �𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • 1. Senior Jutek VS Junior Rese • IDR [Completed]
  • Z-virus (LENGKAP)

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines