We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SAKA

SAKA

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
ARSAKA Nama yang singkat namun sangat berarti dalam hati semua orang yang kenal akan dirinya NALARA Nama yang lucu seperti dirinya gadis yang begitu sangat imut yang bisa meluluhkan hati seorang ARSAKA "Saka ga boleh kaya gitu nala ga suka kalau saka merem terus. Saka bangun ya nala janji nala ga akan nakal lagi"ucapnya sambil terus mencubit pipi saka yang sedang menutup matanya diatas paha gadis itu. "Nala gue udah bilang lo jangan suka ikut campur urusan gue. gue ga mau lo kenapa kenapa inget itu"ucap saka sambil meninggalkan nala yang mematung karena baru kali ini dia melihat sosok saka yang seperti itu. Hati nala hancur air mata turun dari mata indahnya. "Saka udah bebas dari itu semua saka harus bahagia terus"ucapnya pergi dari tempat tersebut.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • MENJADI MILIK MENTARI (On going)
  • LUKA BIASA GADISKU
  • Ketos Milik Aqila
  • dimana janji tersebut
  • Arsyilazka
  • Jodohku
  • DIFFERENT TWINS [ END ]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines