Luka & Harapan

Luka & Harapan

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 17, 2021
cerita tentang kedua insan yang sama-sama menyembunyikan luka di hati mereka. ketika Tuhan juga menjadi penghalang pada hubungan mereka, dan semesta yang tidak merestui mereka. "aksa, janji ya sama ghea! kalau aksa bakal terus nemenin ghea dalam keadaan apapun?" ucap gadis itu kepada kekasihnya "iya ghea aksa janji, aksa akan terus di sini sama ghea apapun situasinya"balas lelaki itu kepada si gadis. ••• "aksa ayo kita kembali lagi" -ghea "ghea udah ya jangan gini..." -aksara ••• "sa, gw kangen lo! lo jahat sama gw sa mana janji lo buat selalu ada untuk gw sa?!"-ghea "ghea stop , gw udh bahagia ghea jngn lo sakitin diri lo cuma buat orng kaya gw!"-aksara ••• note: semua cerita yang ada di dalam sini itu bener-bener murni dari otak aku dan sedikit bantuan dari seseorang, jadi ga ada sangkut paut sama lapak mana pun. TOLONG UNTUK BIJAK YA DALAM MEMBACA ATAUPUN MEMILIH BACAAN TERDAPAT BAHASA KASAR DAN JUGA KEKERASAN⚠⚠⚠
All Rights Reserved
#19
ghea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainie ( END )
  • BAD?! It's Me!{END}
  • Impossible
  • ELGAMA
  • Obat Untuk Luka | End
  • Arsyilazka
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • REVANARA
  • Vericha Aflyn ✔️
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]

Izinkan aku bahagia, Tuhan. ________ Mengapa, Tuhan seolah tak mengizinkanku untuk merasakan kebahagiaan? Mengapa, Dia menakdirkan skenario hidup yang begitu rumit, bagi dunia kecilku? Tak bisakah, Tuhan membiarkanku bahagia, lebih lama lagi? Aku hanya ingin hidup bahagia, bersama orang-orang yang aku sayangi. Namun, mengapa aku tak bisa? Apakah, karena Tuhan yang memang kejam pada diriku, ataukah, karena aku yang sudah terlalu banyak terluka, hingga lupa caranya bahagia? ____________ "Aku lelah, izinkan aku menutup mataku, ya?" ___________ Cerita yang kubuat, dikala gabut melanda. Untuk yang punya riwayat emosi yang berkepanjangan, diharapkan jangan coba-coba mendekat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines