We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Real Destiny

Real Destiny

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 18, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Alvareda Pinesti. Livda, gadis dingin, dengan segudang prestasi yang ia sembunyikan. Bukan tanpa alasan, ia merubah sifat yang dulunya ceria, menyenangkan, aktif, menjadi sosok gadis yang dingin, cuek, dan jutek. Ia berubah bukan karena keinginannya, ia dipaksa menerima keadaan yang sebenarnya belum waktunya ia dapatkan. Broken home, satu kata yang mampu menggambarkan dirinya, permasalahan yang timbul tidak hanya satu dua kali. Tapi berulang kali, hingga dirinya merasa jenuh. Untunglah, ia menemukan sesosok malaikat penolong dalam diri seorang cowok kakak kelasnya. Dia yang selalu terlihat garang dan tidak tersentuh mampu membuat Livda paham akan takdir.
All Rights Reserved
#20
scholarship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ayo, Kita Sembuh
  • The Letter From Korea
  • Tikungunya
  • AKU INGIN BAHAGIA   [ SELESAI ]
  • HOME SWEET HOME [SUDAH TERBIT]
  • Grafi [End]
  • MIRAGE (Completed)
  • FIZYA
  • Empty
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]

Ulsa terbiasa diam. Terbiasa menahan luka tanpa pernah benar-benar berniat mengobatinya. Sementara Nando terbiasa melampiaskan amarah-menjadikan orang terdekat sebagai samsak emosinya. Dan salah satu tempat pelampiasannya adalah Ulsa. Mereka sama-sama terluka, hanya saja berbeda dalam cara menghadapinya. Nando menyakiti Ulsa dengan kemarahan, Ulsa menyakiti dirinya sendiri dengan keterdiaman. Dan karena diam itulah, Ulsa harus menanggung lebih banyak sakit. Sampai akhirnya ia sampai di titik memilih-mengakhiri segalanya atau mencoba mengobati luka yang selama ini ia simpan sendiri. Di titik itulah Nando sadar, bahwa caranya melindungi diri justru menghancurkan orang yang paling ingin ia jaga. Dan semua itu, berakhir menjadi penyesalan yang tak punya ujung.

More details
WpActionLinkContent Guidelines