We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MUSIM PILU

MUSIM PILU

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 8, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Puisi tersebut menceritakan tentang keadaan bumi saat ini, khususnya Indonesia yang semakin hari semakin banyak musibah yang menimpa. Dahulu, bumi ini terlihat Indah, nyaman dan tenang. Namun saat ini, cahayanya meredup hingga menjadi gelap. Apalagi saat ini, Indonesia sedang marak maraknya diterjang virus Covid-19. Bukan dengan hitungan hari virus itu menerjang kesehatan manusia, namun sudah dengan hitungan detik setiap nyawa hilang dengan kesakitan. Setiap orang yang terkena musibah khususnya terpapar Covid-19, mereka menahan sakit yang luar biasa. Seperti halnya seorang gadis bernama Faira, ia kini menginjak bangku kuliah jurusan Kesehatan Masyarakat semester VII, namun mimpinya diiringi dengan kejadian-kejadian yang tak ingin ia lihat.
All Rights Reserved
#106
alam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dokter dan Sang Penyair (Completed Story)
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Sudut Kota
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Absquatulate [Sudah Terbit]
  • SIAPA DIA??
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Diusik Kala Hening
  • My Junior My Love ✔️

"Kata seseorang kalau orang yang memang ditakdirkan untuk bersatu maka bagaimanapun caranya pasti akan ada waktu untuk kita saling mengenal, saling jatuh cinta, saling benci, dan saling sayang. Awalnya aku tidak mengira bahwa kamulah yang menjadi alasan ku untuk tetap hidup. Walaupun memang kita bertemu dalam waktu yang salah." -Ghifar Zyivran Ravano, Sang Penyair yang memiliki hidup yang sama berantakannya dengan puisinya. Ghifar bukan seorang penyair yang jago, namun Ghifar menulis semua karyanya hanya karena dirinya kesepian dan sudah menjadi hobinya sejak remaja. Hingga umurnya yang sudah mapan, Ghifar terus berkarya walaupun diksi nya masih menggunakan bahasa yang kasual. "Gua sejak SMP bermimpi menjadi dokter karena Ibu, Mas. Ibu kena kanker otak. Gua cuma mau nyembuhin Ibu. Ibu juga bilang, kalau Ibu pengen liat gua pake jas dokter dan Ibu jadi pasien pertama gue. Tapi, belum sampai gua pakai jas dokter, Ibu udah ga ada, Mas. Padahal pengen banget Ibu liat gua hari ini." -Zeva Cavamar Reykal, Seorang Dokter yang hanya ingin menyembuhkan Sang Ibu yang telah pergi jauh meninggalkannya Dan dari sinilah, mereka saling melengkapi kekurangan satu sama lain. *Pic from Pinterest Akan ada emoji panda jika sudah di revisi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines