BIANCA

BIANCA

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 29, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"bunda caca kangen, bunda kangen caca gak?" lirih gadis tersebut, dengan mata yang menatap ke arah lengan tangan nya yang banyak mengeluarkan darah segar. "caca kangen, nanti bunda datang ke mimpi caca yah, caca mau cerita bunda, caca cape" ucap nya dengan mata yang mulai tertutup. Bianca adesta Setiadi, yang kerap sering kali di panggil caca tersebut gadis yang telah di tinggal kan oleh sang ibu sejak 4 tahun yang lalu, setelah kepergian ibunya tersebut kehidupan nya berubah dikarenakan kehadiran seseorang yang kini sangat membuat dirinya tersingkir kan, dan di asing kan oleh sang ayah. selamat membaca. first story start : 23 Agustus 2021 finish : -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amaranthine [Tamat]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • R A L A N [END]
  • Persahabatan [END]
  • Jiwa yang Tersesat (ENDING)
  • Alodia Azella || Narasi, 2020
  • Aizam dan November
  • Hidden
  • PERGI | New Story  ( END )

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan peribahasa 'Don't judge a book by its cover', bukan? Bisa saja, orang yang terlihat memiliki kehidupan sempurna ternyata mempertanyakan keadilan Tuhan. Bisa saja, orang yang berandalan yang tidak tahu aturan justru bisa memberi tahu makna cinta yang sebenarnya. Dan itulah yang terjadi pada Luna dan Sakti. Luna selalu berhasil membuat teman-teman sekelas merasa iri dengannya. Dia adalah murid paling pintar, paling cantik, dan berasal dari keluarga yang berada. Belum lagi dengan sikapnya yang rendah hati dan tidak pilih-pilih teman, membuat ia disukai banyak teman. Kenyataannya, jika mereka tahu apa yang tengah Luna alami, mereka tidak akan mau ada di posisi Luna. Sakti Gentala adalah murid paling badung di SMA Widyadharma. Jika papanya bukan salah satu donatur di sana, Sakti sudah lama D.O. Dibandingkan di kelas, Sakti lebih senang menghabiskan waktunya berkeliaran di area sekolah dengan Nikon FM2 yang tidak pernah lepas dari lehernya. Di balik kebandelannya itu, Sakti hanya ingin menikmati hidup. Karena dia tidak tahu kapan maut akan datang menjemput. Bagaimana jika mereka bertemu? Luna yang lembut tiba-tiba terusik dengan kehadiran Sakti yang mengajaknya 'bersenang-senang dengan hidup'. Dan apakah Sakti siap mengetahui masalah apa yang dihadapi Luna? (13 April 2021-19 Mei 2021) *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines