Sekitar 50 tahun yang lalu jaman di mana nenek kalian masih belia,pada zaman itu tidak ada yang namanya , pembagian wilaya, seperti sekarang ini
Mereka hudup damai bersama sama tampa dendam, mereka hanya di batasi dengan sumpa* bahwa mereka tidak akan menikah dengan kaum yang berbeda*
Awalnya ini bikan sumpah tapi ramalan dari suatu kaum yang sekarang tinggal di bagian paling timur , mata mereka berwarna biru sebiru kristal , kulit mereka sangat putih seputi salju, dan bertelingan panjang
Mereka sering di panggil dengan sebutan erf , kaum itu dapat meramal masa depan di bawah alam sadar mereka ,seperti bermimpi, tapi taksemua ,kaum erf dapat meramal, cuma orang terpilih saja,
Ia terbangun sebagai raine elverdine, si adik kembar yang ditakdirkan mati di usia muda.
di dunia novel yang memuja cahaya dan menyingkirkan bayangan, tubuh barunya tak memiliki sihir, hingga kekuatan gelap mulai bangkit dari dalam dirinya.
apa jadinya jika tokoh yang ditulis untuk lenyap justru memilih untuk melawan takdir?