BAYANG SENDU

BAYANG SENDU

  • WpView
    Reads 4,556
  • WpVote
    Votes 1,791
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 16, 2021
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!!] Gadis itu lunglai di bawah derasnya air hujan. Kakinya menapak jalan tanpa tujuan. Desahan angin melantun syahdu, menerpa hati nestapa walau sesak tak kunjung reda. Seketika dirinya bungkam melihat sosok bayang sendu di depannya. Kepala nya mendongak menghadap cowok jangkung menatap dirinya yang susah untuk diartikan. "Bangun Fris!" ujarnya dengan rahang menggeram menahan marah. "Lo butuh pelukan dari gua kan?" Matanya pun merah menahan air mata yang tertutup derasnya hujan. "Jangan sedih fris, Lo kagak sendiri karena ada gua di sini!" Friska pun menghambur ke pelukan cowok sekaligus sahabat yang amat ia cintainya. Friska Arunika Maheswari.... gadis yang selalu lelah menghadapi kehidupan. Kakak lelaki yang selalu ia puja dan ibu kandung yang selalu ia sayang lebih mencintai orang lain yang tak lain saudara nya sendiri menjadikan gadis itu seperti di anak tirikan. Dirinya hanya mempunyai seorang ayah dengan kondisi yang tak berdaya setelah kejadian perebutan perusahaan dan sebuah tempat rahasia bernama greenhouse. Evander Samuel Raymond ...cowok incaran kaum hawa yang mempunyai segalanya. Namun di balik kata segalanya ada sejuta rahasia di hidupnya. Friska salah satu sahabat dan kekasihnya yang amat ia cinta. Kini hanya rintikan hujan yang jatuh seiring peluh dan rasa rindu. Apakah semesta berpihak padanya... Tentang kisah langit yang berbicara mengenai mentari memeluk senja. Mungkin mereka hanya membisu, namun Sukma peka atas ratapan sendu. Di saat itu juga cahaya itu tak enggan meredup karena selalu menyinari jalan kehidupan. Sebuah tempat suci yang menjadikan tempat pelabuhan dan membawa perubahan. Tentang sajak kenang menjelma kehilangan, dan torehan pena tak berhenti menggores indah bait diksi.. Apakah sajak pena mereka berakhir bahagia atau justru nestapa?? Yuk baca! 17+
All Rights Reserved
#91
romamce
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Rain-A
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • RAGARA [ on going ]
  • Mendadak Ning (Terbit)
  • MARRIED WITH GUS [END]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • CAHAYA AL-GHIFARI [NIKAH TAPI MONDOK][TAMAT]

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines