Je-Ra [On Going]

Je-Ra [On Going]

  • WpView
    Lecturas 252
  • WpVote
    Votos 186
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 17, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
"Enggak papa? Kamu sampai berdarah-darah. Dan seringkali nangis di pojokan bahkan kambuh asma. Tapi kamu bilang kamu baik-baik saja?" "Kak... Kita emang akan terluka. Kadang berdarah lalu Ara hapus lagi darah itu, lalu keluar darah lagi, terluka lalu menangis. Lalu sembuh setelah Ara menghibur diri, kadang terluka karena sesuatu yang lain. Yah begitu sih... Kakak tak akan mengerti." Jevin bersedekap memandang takjub pada jawaban gadis di depannya. Siapa sangka dia punya pemikiran sangat dewasa dan lapang dada atas segala kejadian yang menimpanya. "Baiklah... Terserah itu urusanmu. Ayo aku antar pulang." "Ayok..." Ara melonjak membuat Jevin kaget setengah mati. Baru saja kering airmata nya. Kini Ara kegirangan karena urusan sepele. Juni2021
Todos los derechos reservados
#21
jevin
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sembunyi Dalam Senyum [COMPLETED]
  • Double R {Terbit✓}
  • JEVANYA || Stepbrother
  • AYARA [END]
  • Rasa Tanpa Suara
  • 00.00
  • BROKEN
  • FREE STYLE
  • 01.00
  • IM br(OK)en✓

(JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA VOTE, KOMEN DAN KRISARNYA. MAKASIH) ○Mulai 6 Januari 2021 ○Selesai 2 Maret 2021 "Kapan Aira bisa merasakan kebahagian lagi? Apa saat menyusul Bunda, papah akan merasakan kehilangan dan menyesal?" Aira Arketa seorang gadis manis yang mempunyai sejuta luka dan duka dalam hidupnya. Ia selalu menutupi luka dan duka itu dengan senyum manisnya. Semua itu tertutup rapi di balik senyumnya yang indah. Papah, Aira mau bahagia. Aira mau di sayang juga sama papah. Aira mau jadi sumber dan alasan papah tertawa dan tersenyum. Bunda, Aira kangen. Kenapa bunda pergi ga ngajak Aira? "Aira mau kasih sayang seperti dia." "Tuhan, kembalikan kebahagian ku, kembalikan abang ku, kembalikan bunda ku atau kau panggil aku agar aku bisa bersama abang dan bunda ku kembali. Dan tidak lagi merasakan perihnya tamparan ini lagi." "Aku capek, aku lelah rasanya aku ingin tenang selamanya tuhan, bolehkah?" Apakah Aira akan merasakan kebahagiaan lagi? Apakah papahnya akan menyesal? Cerita dan tulisan yang aku tuangkan di sini murni hasil dari imajinasi dan rangkaian kata ku sendiri♡. Cover by: naylaatr

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido