DANGER - A New Game : Can You See?

DANGER - A New Game : Can You See?

  • WpView
    Reads 677
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 3, 2024
Kisah ini berawal, dari tradisi rutin XI-3 yang selalu membawa satu permainan tradisional untuk menemani dikala aktivitas belajar mengajar mereka disekolah. Permainan kali ini sederhana, namun, mana tau akan menjadi bencana, 'kan? Dan, tibalah, dimana bertepatan dengan kegiatan pra semester rutin yang selalu diadakan SMA LINGGA BUMI, mereka dengan kompak akan membawakan permainan itu di acara Jurit Malam, nanti. Permainan yang awalnya menjadi bahan cemooh dan candaan bagi sebagian pelajar itu, mana sangka akan menjadi titik awal setiap karma yang bagi setiap manusia-akan menjemput karmanya masing-masing. Apakah kalian sungguh penasaran dengan kisah anak-anak XI-3 dan teror tak disangka-sangkanya? mari kita simak!
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#183
hunrene
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Midnight Rules (HARQEEL AU)
  • Excusme Girls [ END ]
  • secabik kertas [REVISI]
  • DISGUISE [SEVENTEEN VER] ✔
  • Bitter Memories√
  • Kelas Kematian: Satu Persatu Menghilang (TAMAT)
  • ...
  • A Team ( Sedang Di Revisi )

Ada bangunan tua di ujung Lerangjati. Berdiri sendirian, dikelilingi ladang ilalang dan hutan yang terlalu sunyi untuk sebuah siang hari. Warga desa menyebutnya "Sekolah Tengah Ladang"-tempat yang dulunya mansion milik keluarga terpandang, kini menjadi sekolah menengah pertama yang terpencil dan nyaris terlupakan. Tak ada yang benar-benar tahu sejarah lengkap bangunan itu. Yang orang-orang ingat hanyalah bisik-bisik samar: kabar tentang malam yang berubah menjadi kelam, tentang suara tembakan yang membelah sunyi, dan tentang darah yang pernah membasahi lantai marmernya. Tapi itu sudah puluhan tahun lalu. Kini tempat itu tampak seperti sekolah biasa, meski terlalu besar untuk jumlah murid yang sedikit. Dindingnya masih berdiri kokoh, meskipun waktu dan cuaca telah menggerogoti warna-warnanya. Jendela-jendelanya tinggi dan sepi. Pohon oak tua di belakang gedung masih tegak seperti dulu-menjulang, menyimpan sesuatu yang tak pernah bisa benar-benar mati. Dan suatu hari, seorang guru baru datang ke sana. Namanya Aqeela. Ia tidak tahu bahwa langkah kakinya menuju sekolah itu adalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar tugas mengajar. Ia tidak tahu bahwa masa lalunya tidak benar-benar terkubur. Bahwa ada jiwa yang masih menunggu dalam diam. Bahwa ada mata yang telah lama mengamati... dan tak pernah benar-benar pergi. Karena tidak semua yang hilang... bisa dilupakan. Dan tidak semua yang mati... bisa dilupakan. [Genre : Horror, Thriller, Mystery, Dark Romance. Genre lain? Akan di add sesuai alur cerita]

More details
WpActionLinkContent Guidelines