Our Blues

Our Blues

  • WpView
    MGA BUMASA 131
  • WpVote
    Mga Boto 34
  • WpPart
    Mga Parte 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Mar 11, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Dia memejamkan mata, membiarkan semilir angin menerpa wajahnya. Untuk sesaat Kana merasa sejuk, hatinya menjadi tenang. Namun, tangan Kana menghangat akibat genggaman seseorang. Belum sempat membuka mata dirinya sudah ditarik jatuh oleh orang itu. "Ajak gue juga kalau mau mati." Byurrr....
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Art of Letting Go
  • Vericha Aflyn ✔️
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • I'm okay (END)
  • ARIN
  • Let Me Love You Longer
  • Sebuah Rasa
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • Diary Zofanya
  • Dear You

Awan menatap gadis di hadapannya dengan sorot mata yang meneduhkan, seperti mencoba menerjemahkan setiap rasa sakit yang tak bisa terucap. "Yang penting itu bukan siapa yang akan tinggal atau pergi nantinya, tapi yang paling penting itu gimana cara lo belajar buat menerima dan mengikhlaskan. Kehilangan gak akan terasa sesakit itu lagi kalau lo tahu caranya," kata Awan. Perlahan, ia mengamit jemari Letta. Gadis itu sempat berusaha melepasnya, namun Awan menggenggam lebih erat, memberi kehangatan di tengah dinginnya angin yang menyelinap dari jendela kamar yang terbuka. Letta terdiam sesaat, menunduk, namun akhirnya suara pelannya pecah. "Gimana caranya?" "Nanti Kita berdua yang bakal cari tahu hal itu sama-sama, Let."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman