Story cover for ANARA by raenizhrq
ANARA
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jun 09, 2021
"kasi gue satu alasan kenapa gue harus tetap hidup?" Tanya anara,gadis itu menatap Rafael dengan mata berkaca-kaca

Rafa menggelengkan kepalanya,dengan cepat dia menarik anara masuk kedalam pelukannya.

"Lo gak boleh ngomong kaya gitu Ra,Lo penting buat gue,Lo hidup gue,Lo segalanya,jangan pernah berfikir kalo hidup Lo ga berarti buat siapapun,Lo mikir gitu, tapi ga buat kita semua Ra,lu berarti banget buat gue,kita, dan semuanya" ucap Rafael, cowok itu mengusap rambut anara dengan lembut,air mata yang sedari tadi ia tahan akhir nya luruh.ia ikut merasakan bagaimana sulit nya menjadi seorang anara,gadis rapuh yang harus berjuang sendiri untuk menyelesaikan masalah nya.

Anara tersenyum kecut,gadis itu mendorong tubuh Rafael untuk menjauhinya "gue?"

"Berarti?"

"Buat Lo?"

Anara tertawa kecil menunjukkan smirk nya.air mata nya masih mengalir,gadis itu menatap tajam Rafael " kemana aja Lo selama ini?"

"Gue cape fa,sikap Lo abu-abu,gue gak bisa nebak sikap Lo yang sebenernya,kadang Lo baik,tapi kadang Lo jahat,jahat banget malah"

"Gue berusaha mati Matian buat bikin Lo percaya sama gue,tapi Lo malah lebih percaya sama sahabat licik Lo itu"

"Gue..."

"Gue diusir dari rumah"

"Jadi gelandangan" 

"Lo kemana fa?"

"Disaat gue butuh Lo?Lo kemana?"

"Gue gak punya siapa-siapa,papah gue bahkan udah gak nganggep gue anak lagi,disaat gue butuh seseorang,Angkasa yang selalu Dateng nolong gue,dia baik,baik banget"

"TAPI GARA GARA SABAHAT LO ITU!DIA MENINGGAL! KENAPA SI DUNIA SEKEJAM INI SAMA GUE FA!"

"GUE CUMA PUNYA ANGKASA YANG PERDULI SAMA GUE SELAMA INI!TAPI KENAPA TUHAN NGAMBIL DIA!"

"GUE CAPE!SIAPA LAGI YANG BAKAL BANTU GUE KELUAR DARI KEGELAPAN?"

"ANGKASA MENINGGAL GARA-GARA SAHABAT LICIK LO ITU!BAJINGAN"
All Rights Reserved
Sign up to add ANARA to your library and receive updates
or
#191anara
Content Guidelines
You may also like
HTS (Hubungan Tentang Status) by Dilandita
28 parts Complete
"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 10
HTS (Hubungan Tentang Status) cover
WHO ? cover
"MY BOY MY ENEMY" (ON GOING) cover
Darrel My Bad Husband [Terbit] cover
K.I.T.A cover
Best Of Name (END) cover
KAISAN ; Yang Tenggelam Di Lautan Lara cover
BarraKilla cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Weird Wedding ✓ cover

HTS (Hubungan Tentang Status)

28 parts Complete

"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.