Maple In Autumn

Maple In Autumn

  • WpView
    Reads 372
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 27, 2021
Bagi seorang Skyla Tamara dunianya adalah Rasya Erlangga. Seseorang yang mampu mengobrak-abrik hatinya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Menjadi pengagum rahasia setelah sekian lama nyatanya justru membuat keinginan Skyla untuk mendapatkan hati sosok tampan tersebut mengobar. Pengakuan dan Status. Itu yang selama ini ia inginkan dari Rasya. Berbekal semangat dan tekat yang kuat ia memantapkan hatinya untuk menyatakan cinta terlebih dahulu kepada Sang Pujaan hati. Bukan seperti yang kebanyakan orang lakukan, Skyla memilih menggunakan caranya sendiri yang pasti anti-mainstream. Perum Mekar Indah nomor 12. "Paketnya Lo kirim ke Perum Mekar Jaya kan Sky?" Tanya Desti memastikan. "Pe-perum Mekar Jaya? Bu-bukannya Perum Mekar Indah ya Lo bilangnya?" Sky menjawabnya sambil tergagap lantaran masih terlalu syok dengan kenyataan bahwa paket istimewanya untuk Rasya ternyata salah alamat. Terus siapa yang menerima surat cintanya? "Te-terus gue ngirimnya ke siapa dong?" "Kayaknya dia deh." Sky mengikuti arah pandang Desti. Matanya membola melihat sosok yang membawa kotak berwarna biru dengan aksen pita di atasnya persis seperti milik Sky. "Grayson Eka Pandu. Dia yang bawa kotak Lo. Bener kan itu kotak Lo?" "MAMPUS, MATI GUE!!" . . .
All Rights Reserved
#271
bobrok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • LALA
  • Love Enemy!
  • Jodohku
  • Arsyilazka
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ZALLEO [On Going]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines