cintaku bertepuk sebelah kanan

cintaku bertepuk sebelah kanan

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 10, 2021
Ada seorang gadis biasa saja yang berbelanja untuk kebutuhannya tetapi ketika dia sedang melihat-lihat barang yang di toko sekelebat dia mendengar suara ' tolong ' seseorang yang minta tolong tetapi dia lihat sekitarnya tak ada siapa siapa yang minta tolong. Akhirnya dia kembali lagi untuk melihat barang yang kurang tapi seketika suara itu ada lagi 'tolong saya' diapun melihat sekelilingnya lagi tapi tak ada yang minta tolong untuk kali dia kembali lagi dalam aktivitasnya. Sekali lagi suara itu muncul 'tolong' karena penasaran dia pun mengikuti suara itu lagi dimana suara itu berasal. Setelah dia menemukan asal suara itu dia melirik sekitarnya yang ternyata kosong tak ada siapa-siapa 'tolong' suara itu lagi tapi di mana 'tolong' suara itu dari dalam tembok gadis itu pun mendekat ke arah tembok itu dan telinga pasangkan ke tembok untuk lebih jelas lagi. ~~~~~~~~~~~ Ingin tahu kelanjutankan baca aja Kalau kalian penasaran apa di balik tembok itu dan apa yang terjadi selanjutnya. Dan juga vote & commentnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A New Beginning
  • BRINCA
  • NADIRA
  • bisikan
  • Hurts
  • Takdirku dengan Cintamu 💕
  • Tawanan Fabio's (TAMAT)
  • COUPLE

Hidup yang dirasa sudah cukup happy bagi seorang adelia dengan menjadi budak corporate, punya keluarga yang suport, dan teman-teman yang selalu menghiburnya Tapi tidak dengan urusan percintaan, adelia selalu menghindari hal-hal yang berbau asmara. cukup menjadi pelajaran dimasa lalunya. Namun hal tersebut yang menajadi bahan bercandaan bagi teman-temannya dan ajang pencarian jodoh untuknya. " del, tadi ada yang liatin lo terus tau" "mana mana" bukan adelia yang menjawab namun teo yang terlebih dulu menyahut, "isshh, mulai keponya" timpal clara "siapa tau jodohnya si adel" "bener tuh kata si teo" balas clara adelia yang tidak berhenti memandang sosok di depannya yang berjalan tegap dengan kedua tangan dimasukan kedalam saku celananya, tatapan dengan sorot mata yang teduh itu sedang menatapnya. Tatapan dengan mata coklat indah yang mampu menenangkan sekaligus meluruhkan setiap yang memandangnya. "how are you adelia?" sapa orang tersebut tersebut Adelia yang hanya mematung menatap seseorang di depannya seperti tidak percaya akan bertemu kembali dengan dia serta mendengar suaranya. Apa dia akan meluruhkannya lagi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines