Miracle of Survival [END]

Miracle of Survival [END]

  • WpView
    Reads 5,051
  • WpVote
    Votes 435
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 11, 2025
"Bahagia? Bahkan aku terlalu takut buat mikirin hari esok." Ucapannya lirih, tapi cukup menusuk di antara dinginnya malam. Matanya kosong, seolah raganya hadir di sana, tapi pikirannya tersesat entah ke mana. Sejak kecil, hidup tak pernah memberinya ruang untuk bernapas lega. Bahagia hanya terdengar indah di kepala orang lain, tapi tak pernah nyata dalam hidupnya. Terlalu banyak kehilangan, terlalu banyak luka, sampai ia kebal-bahkan pada harapan. Suara-suara yang tak bisa ia hentikan, bayangan-bayangan yang tak bisa ia usir; skizofrenia mengurungnya dalam dunia yang tak dipahami siapa pun, bahkan dirinya sendiri. Hari esok? Baginya, lebih menakutkan dari hari ini. Karena esok hanya menuntut satu hal: "Masih kuat, nggak?"
All Rights Reserved
#35
ceritapsikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dark Side(END)
  • Haze And Shadows
  •  HAZELA
  • DELUSI
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • RAPUH!
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Meneroka Jiwa 2
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"

More details
WpActionLinkContent Guidelines