Tak ada bedanya kehidupan anjing liar dan seorang Dirga Martawangsa. Sama-sama tak memiliki tempat pulang, sama-sama hidup semaunya. Menggonggong dan menggigit sana sini untuk bertahan dari dunia yang keras. Berbeda dengan kembarannya, Tirta Martawangsa yang merupakan ketua OSIS di SMA Adinata. Dirga justru menjadi siswa rebel yang gemar memberontak. "Aturan ada buat dilanggar, Tir. Kalo dari dulu kita taat aturan keluarga Martawangsa." Dirga menatap tajam pada kedua bola mata kembarannya. "Udah mati kita."
More details