Laras Bahasa Rasa

Laras Bahasa Rasa

  • WpView
    LECTURAS 135
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 22, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Katamu, perkara hati hanya Tuhan dan kita yang punya kendali. Katamu, dua kepala tak akan pernah benar-benar bisa merasa serasi. Katamu, cinta tidak boleh dijadikan alibi kalau yang dipertaruhkan hati. Dan katamu, kamu mencintainya tanpa kecuali. Aku merunduk. Sepertinya bukan aku. Entahlah, karena seharusnya jangan dibiarkan sampai bermekaran. Seharusnya dibunuh jangan sampai tumbuh. Iya, mungkin. --- Saya hanya berusaha menumpahkan imajinasi, semuanya sesuai pondasi pandangan sendiri. Tolong hargai, sebuah karya tidak untuk ditulis kembali.
Todos los derechos reservados
#316
tenlit
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Menyimpan Rasa
  • ADEUS
  • INSTABLE - (Ta) [Completed]
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
  • Nanti
  • KENAN
  • ALFA [selesai]
  • Secret Admirer [ COMPLETE ]
  • ANGKASA
  • Different Way

Selama ini aku yang punya rasa lebih. Aku yang berharap kamu sadar tanpa harus kuberitahu secara langsung. Aku yang pengecut, bersembunyi dengan topeng persahabatan. Yang hanya diam karena sadar kamu menyukai temanku sendiri. Seperti itu hingga kini aku menyadari ada rasa-rasa lain di sekitar kita. Bukan hanya tentang aku, rasa-rasa itu juga melibatkan kamu, dia dan dirinya. Akibatnya, setiap dari kita menjadi berubah. Kamu berbeda, aku berbeda, mereka pun berbeda. Kadang aku berpikir untuk menjadi egois saja agar bisa memilikimu tapi sekarang aku harus bagaimana? Bagaimana aku mau egois ketika aku memiliki rasa lain? Teruntuk kamu yang membaca ini. Kuharap dapat mengerti jika berada di posisiku. Mengerti bagaimana tertekannya aku dengan semua hal ini. Saat kamu membaca ini, berarti kamu sudah menjadi pendengar keluh kesahku:) -A ©opy®ight 2018 by @Akuelalala

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido