Road ; shuhua - wonpil

Road ; shuhua - wonpil

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 11, 2022
Sejak kepergian orang tua nya kini tidak ada suara lembut yang mendongengi Wildan lagi tiap malam,hanya hening dan senyap yang menyelimuti kamar Wildan. Tidak ada tubuh ibu nya yang mendekap Wildan dari dingin nya malam.Hanya kain tipis bekas sarung, yang membalut tubuh Wildan tiap malam.Sebagai ganti dari dekapan ibu. Setelah kepergiaan orang tua Wildan,Sarayu memiliki jasa yang besar di hidup si pecundang plago-plogo, julukan yang disematkan Wildan Nareswara.Dia yang selalu menemani setiap langkah perjalanan hidup Wildan yang terjal dan penuh lika-liku. Sampai suatu sumpah terucap oleh Wildan,berjanji tidak akan jatuh cinta pada gadis mana pun kecuali Sarayu yang setia menemani. Lalu bagaimana jika suatu saat Wildan mengingkari janjinya pada Sarayu,Bagaimana jika Wildan justru menaruh hati pada Oceanna. Kim Wonpil as Wildan Yeh Shuhua as Sarayu
All Rights Reserved
#79
dowoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • NIRMALA [✓]
  • Katanya Jadi Anak Terakhir Enak - WOONHAK [Terinspirasi dari kisah nyata]
  • WHY
  • Asmaraloka
  • Dear Letnan|TNI✔
  • Rumah Untuk Pulang
  • Goblok Epriwer (MinSung)✔
  • Predators Next Door

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines