Story cover for Indigo Tapi Penakut | END by nnnylegna
Indigo Tapi Penakut | END
  • WpView
    Reads 6,613,268
  • WpVote
    Votes 1,096,636
  • WpPart
    Parts 58
  • WpView
    Reads 6,613,268
  • WpVote
    Votes 1,096,636
  • WpPart
    Parts 58
Complete, First published Jun 11, 2021
"Gue jadi ekor lo, boleh?" - Axelleon Kastileo.

                                            ***

Axel itu seorang indigo, tapi dia penakut. Setiap hari Axel harus olahraga jantung dan menangis di dalam hati. Untung saja dirinya sudah terlatih untuk berwajah datar, jadi setidaknya harga dirinya masih ada.

Tapi semua mulai berubah setelah ia bertemu dengan sang anak baru yang memiliki sorot mata tajam dan wajah datar sebelas duabelas sama Axel, Valetta.

Semua hantu entah mengapa menghindari Valetta. Membuat Axel, menganggap Valetta sebagai tameng berjalan.

Pokoknya dimana ada Valetta, disitu selalu ada Axel.

                                            ***

"Axel suka sama Valetta, ya?" itu yang orang-orang tanyakan.

"Gak!" Axel selalu menjawab itu.

Tapi...

"VALETTA!!!" pekik Axel mengejar sosok Valetta.

'Bilangnya gak suka, tapi nempel terus, manja manjaaa...'

©nnnylegna, 2021
     SUDAH TERSEDIA DI GRAMEDIA
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Indigo Tapi Penakut | END to your library and receive updates
or
#15komedi
Content Guidelines
You may also like
Psychopat [SELESAI] by vanilamilki
32 parts Complete Mature
⚠️WARNING!! ⚠️CERITA INI DI PENUHI DENGAN ADEGAN KEKERASAN, KATA-KATA KASAR DAN VULGAR, BANYAK ADEGAN DARAH, TIDAK UNTUK DITIRU⚠️ "Kau harus ku beri hukuman karna kau sudah berani mendekati pria lain!" Katanya dengan tatapan dingin dan memperlihatkan aura gelap yang sialnya itu menambah ketampanannya. "Kau bukan siapa-siapa aku, jadi kau tidak berhak menghukum ku karna aku dekat dengan pria lain!" Tegas gadis itu membuat pria di hadapannya semakin marah. "Sudah berani melawan hm?" Tanyanya penuh penekanan dan tak lupa dengan tatapan nya yang tajam seperti pedang. "Kenapa aku harus takut padamu?" Gadis itu tampaknya memang senang memancing emosi lelaki di hadapannya ini. "Alexandra!" Tekannya dengan emosi yang akan meledak, alexa pun dengan susah payah menelan saliva nya. "Kenapa? Kenapa sikapmu selalu berubah?! Kadang kau memperlakukan ku lembut, tapi kau juga selalu memperlakukan ku kasar seperti hewan peliharaan!" Cecar alexa dengan amarah yang sudah mengepul di kepalanya. "Aku mencintaimu, dan kau...memang peliharaan ku." Ucapnya santai membuat alexa ingin sekali menghajar wajah sombong pria di hadapannya. "Tuan leovano, kau sangat tampan..." Alexa menggantung kalimatnya, "...tapi sayang, kau bukan manusia. Kau adalah iblis!" Leo menyeringai membuat alexa menatapnya was-was takut terjadi hal yang tidak di inginkan, leo terus melangkah mendekati alexa, alexa reflek memundurkan langkahnya hingga membentur dinding. Alexa tidak bisa kabur sekarang, leo sudah berada di hadapan alexa dengan senyuman anehnya dan itu membuat tubuh alexa meremang. "Ya aku adalah iblis, apa kau mau lihat aksi gila ku? Akan ku tunjukan padamu." Ucapnya dengan tertawa bak psikopat membuat alexa merinding. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah alexa akan bisa kabur dari leo? Atau mereka akan saling jatuh cinta? jangan lupa baca yaa , vote dan komennya juga yaa follow akun wp aku jugaa!!
You may also like
Slide 1 of 10
SLEEPING WITH SENIOR (COMPLETE) cover
AKSELIO NALENDRA cover
NOISY SOUL [Ongoing] cover
M Y   B A D B O Y (Completed) cover
Annoying Girl (Selesai) cover
Arsyilazka cover
SLOWLY cover
Because I'm Stupid (End) cover
Psychopat [SELESAI] cover
Naefa [Selesai] cover

SLEEPING WITH SENIOR (COMPLETE)

80 parts Complete Mature

Bijak-bijak dalam memilih bahan bacaan! 🐒 "Kak, boleh minta nomor hapenya?" Eca. "Lo itu jelek, norak, dan nggak bergaya. Nggak punya kaca, ya lo?!" Reno. "Kalau nggak mau, nolak aja kali, Kak. Nggak usah pakai ngata-ngatain," Eca. "Gue ngata-ngatain, biar lo sadar diri! Siapa lo, dan siapa gue." Reno. 🐒 Meskipun sudah ditolak Reno, dan bodohnya Eca masih menyukai cowok dengan rasis tingkat tinggi itu. Berkat Eliz, dan ramuannya. Eca harus berakhir cinta satu malam dengan Reno. Haruskah ia senang atau sedih? Eca, penasaran, apakah Reno pakai pengaman malam itu? Sialan, ia lupa. Ahhhh, memusingkan!