Halo Mama!

Halo Mama!

  • WpView
    Reads 26,808
  • WpVote
    Votes 3,815
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 16, 2024
Sepulang sekolah Jake tidak langsung pulang kerumah, ia berjalan-jalan hingga pukul enam malam. Di bawah langit yang baru gelap dan lampu-lampu jalan yang mulai nyala, Jake berjalan gontai menuju rumahnya. Ia berhenti di depan toko kue dan teh berukuran kecil dengan nuansa jaman dulu. Pemilik toko tersenyum dan mendekati Jake mengajaknya berkunjung dan menawari promo yang berlangsung esok hari. Awalnya Jake tidak tertarik namun keesokan harinya ia membolos dan menuju toko kue dan teh tersebut, siapa sangka kunjungannya ternyata bukanlah sekedar kunjungan menikmati kue dan teh. Keisengannya membawanya berkunjung ke masa lalu, tahun dimana kedua orang tuanya masih remaja. "Halo Mama, aku Jake sekarang usia aku 17 tahun. Aku anak mama dari masa depan." "Apa yang paling kamu harapkan di hai ulang tahun kamu?" "Dia anak aku"
All Rights Reserved
#77
jenryu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • Rewrite The Star || NCT WISH {END}
  • Miracle In December (GOT7 Fanfiction Christmas Edition)
  • Winter
  • May you be strong until the end
  • Don't Go Away
  • Anak bungsu & sandal legenda (HAECHAN)
  • Dua cangkir satu Meja
  • TXT x NOONA (BERSAMBUNG)
  • Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed]

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines