Last Years

Last Years

  • WpView
    LETTURE 70
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, lug 14, 2021
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Senyum Arga merekah mentap Naila, dia menarik tubuh kecil Naila kedalam pelukannya, mengelus lembut punggung dan rambut Naila. Naila bisa merasakan bagaimana suara detak jantung Arga menyatu dengan suara detak jantungnya. Naila membalas pelukan Arga, meremas lembut kaos biru muda milik lelaki yang memeluknya. Matanya terpejam merasakan hangat pelukan lelaki itu dibawah langit senja, suara ombak menjadi penenang tambahan. "Naila.. bantu aku untuk melamar Asyifa yaa" ***** Jiwa menatap manik mata Naila sangat dalam, bibirnya bergetar. Dia mengusap lembut tangan wanita yang kini digenggamnya. Hatinya gusar, sangat sulit baginya untuk mengucapkan satu kata. Sedang Naila tersenyum perih menatap lelaki dihadapannya. Matanya berkaca-kaca, dia tahu apa yang akan diucapkan Jiwa hingga membuatnya merasa tak tenang. "Jiwa?" Naila membelai lembut pipi Jiwa, berusaha meyakinkan kalimat yang akan Jiwa katakan. Lima detik kemudian, Jiwa menarik tangan Naila dari pipinya dan menyatukan dengan tangan Naila yang satu, melepas genggamannya. "Naila.. Kisah kita sudah berakhir. Sejak saat itu aku sudah menganggap semuanya selesai, dan kita hanya berteman. Aku mohon mulai saat ini jangan berharap lebih. Kita akan memulai kisah kita masing-masing. Aku dengan ceritaku, kamu dan ceritamu. Tidak akan pernah bisa menjadi KITA kembali. Bukan juga untuk selamanya."
Tutti i diritti riservati
#215
perpisahan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Because ILY [Completed]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • East sky first love
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  •  CHARIVA SQUAD
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • DIA PERGI?!
  • Arkana [COMPLETED]✔️
  • Almost Us

Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti