Story cover for Last Years by ampaw__
Last Years
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jun 11, 2021
Senyum Arga merekah mentap Naila, dia menarik tubuh kecil Naila kedalam pelukannya, mengelus lembut punggung dan rambut Naila.

Naila bisa merasakan bagaimana suara detak jantung Arga menyatu dengan suara detak jantungnya. Naila membalas pelukan Arga, meremas lembut kaos biru muda milik lelaki yang memeluknya. Matanya terpejam merasakan hangat pelukan lelaki itu dibawah langit senja, suara ombak menjadi penenang tambahan.

"Naila.. bantu aku untuk melamar Asyifa yaa"

*****

Jiwa menatap manik mata Naila sangat dalam, bibirnya bergetar. Dia mengusap lembut tangan wanita yang kini digenggamnya. Hatinya gusar, sangat sulit baginya untuk mengucapkan satu kata. Sedang Naila tersenyum perih menatap lelaki dihadapannya. Matanya berkaca-kaca, dia tahu apa yang akan diucapkan Jiwa hingga membuatnya merasa tak tenang.

"Jiwa?" Naila membelai lembut pipi Jiwa, berusaha meyakinkan kalimat yang akan Jiwa katakan. 

Lima detik kemudian, Jiwa menarik tangan Naila dari pipinya dan menyatukan dengan tangan Naila yang satu, melepas genggamannya.

"Naila.. Kisah kita sudah berakhir. Sejak saat itu aku sudah menganggap semuanya selesai, dan kita hanya berteman. Aku mohon mulai saat ini jangan berharap lebih. Kita akan memulai kisah kita masing-masing. Aku dengan ceritaku, kamu dan ceritamu. Tidak akan pernah bisa menjadi KITA kembali. Bukan juga untuk selamanya."
All Rights Reserved
Sign up to add Last Years to your library and receive updates
or
#189duahati
Content Guidelines
You may also like
 CHARIVA SQUAD by AiraBurdah7
20 parts Ongoing
"semoga kita selalu bersama sama ya,"ucap gadis cantik berambut sebatas pinggang yang bernama tag Chariva. "semoga aja," jawab laki laki berparas tampan yang sedikit acak acakan bernama tag arata. "senjanya indah banget,"ucap Ayya dengan senyuman. "Namanya juga senja ay," jawab Raegan yang tengah bermain hp. Setelah sekian lama berdiam diri dengan kegiatan mereka masing masing. Tiba tiba ayya bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana. "Va,"panggil Raegan. "hmm?"saut Riva. "Kenapa tuh bocah malah pergi," tanya Raegan yang keheranan. "Gak tau tuh," jawab Arata. Baru saja di bicarakan, tiba tiba ayya datang dengan membawa kantong plastik di tangannya. Setelah di buka kantong plastik itu, ternyata berisikan es krim yang baru saja di beli oleh ayya di depan sana. "Widih beli es krim kamu ay?" Tanya Riva seraya bangkit dari duduknya untuk mengambil es krim miliknya. Ayya yang di tanyain seperti itu tentunya mengangguk. "iya kak," ucap Ayya sambil membuka bungkus es krim miliknya. Saat es krim milik ayya terbuka, dia mengoleskan sedikit es krim itu ke tangannya dan mengarahkan tangan yang terkena es krim itu ke arah Chariva. "Ayya," reflek Riva saat tangan Ayya yang terkena es krim itu berhasil mengenai wajah Chariva. "Hahaha ," tawa Ayya seraya berlari agar tidak bisa tertangkap oleh Chariva yang juga ingin mengoleskan es krim. Saat Chariva dan Ayya sibuk berlarian di situ Arata dan raegan hanya duduk memakan es krim dan memandangi kedua gadis itu. "Lucu ta," ucap raegan seraya memakan es krim miliknya. "Iyaa semoga bisa terus kayak gini," Jawab Arata dengan memakan es krim dan memotret dua gadis itu dari jarak jauh. "hahaha," tawa mereka bersama. senja ini menjadi saksi kedekatan antara mereka berempat. Semoga mereka bisa terus seperti ini sampai nanti.
Because ILY [Completed] by RikaAnanda786
51 parts Complete
Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa
𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓 by Dsfly_
23 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA CERITA] Seorang gadis berumur 15 tahun bersekolah di SMP negeri 36 magelang. Dia 𝙄𝙡𝙮𝙖𝙣𝙖 𝙎𝙖𝙫𝙖 𝙃𝙖𝙧𝙪𝙢𝙞. Seorang gadis barbar, periang, pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil 𝙎𝙖𝙫𝙖. Ia Berubah seketika di saat ia berumur 16 tahun dan memasuki SMA kelas XI.sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia memilih berubah dibawah bimbingan sahabatnya. 𝘼𝙧𝙯𝙖𝙣𝙠𝙖 𝙆𝙝𝙖𝙡𝙞𝙙 𝘼𝙡𝙁𝙖𝙩𝙞𝙝. Cowok cool, pendiam dan introvert, yang seumuran dan seangkatan dengan Sava. Arzanka adalah sosok dingin tak tersentuh. Tapi ia berubah Saat menemukan sosok perempuan yang tak sengaja menaruh rasa cinta kepadanya. "Saya tidak nyaman dengan sifat kamu" ucap Arzanka "Tetapi,saya juga ngak bisa merubah sifat kamu" lanjut arzanka. Dengan suara yang lirih dan pelan tetapi masih bisa didengar oleh Sava. "Maaf, saya tidak bisa seperti dulu lagi, saya ingin istiqomah."ucap Sava. Yang sedari tadi menundukkan pandangannya. "Selamat Berkelana tuan. Sampai jumpa di kebetulan terbaik menurut Takdir-Nya"lanjut Sava yang sudah menaikan pandangannya menghadap Arzanka. "Saya izin pamit, Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh "setelah mengucapkan salam tanpa menunggu jawaban dari Arzanka ia langsung melesat pergi dari sana. " Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh "lirih Arzanka Bagaimanakah kelanjutan dari kisah mereka berdua? Cover by pinterest CERITA INI BUKAN PLAGIAT. CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR. JIKA ADA KESAMAAN MOHON MAAF, MUNGKIN ITU KETIDAKSENGAJAAN.🙏
Almost Us  by Dyasha09
25 parts Ongoing
Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.
ASYHILA(COMPLETED) by Niyahcomel
89 parts Complete
Asyhila Ersya Arabell gadis manis dan lugu yang selalu terlihat ceria didepan semua orang. tetapi dibalik semua itu tidak pernah ada yang tahu tentang penderitaan yang selau gadis itu alami. Gadis yang sering di panggil Shila itu suatu ketika tak sengaja bertemu dengan Azka laki-laki terdingin disekolahnya. laki-laki yang tidak pernah mau menatapnya sama sekali membuat Shila menjadi bingung sendiri. Sampai suatu ketika Shila yang tiba-tiba ditunjuk menjadi wakil ketua osis akibat kepintaran gadis itu. Shila tidak masalah menjadi waketos tetapi masalahnya adalah ia harus berdampingan selalu dengan Azka si ketua osis paling dingin di SMA GARUDA. Azka Erlano Adhitama atau sering di juluki 'Ice Prince'. laki-laki itu sangat dingin dan tidak tersentuh karena kejadian dimasa lalu. sampai suatu ketika masa lalu itu hampir terulang kembali ketika ia bertemu dengan seorang gadis lugu yang mengingatkannya dengan 'dia' dimasa lalunya. Shila, gadis yang berhasil mengingatkannya kembali kepada 'dia'. Azka tidak pernah mau menatap dalam mata Shila karena dengan itu selalu mengingatkannya dengan masalalunya. *** "Kamu kenapa? kenapa setiap bicara sama aku gak pernah liat mata aku?" tanya Shila dengan lugunya. "Bukan urusan, lo." singkat Azka. lalu melanjutkan pekerjaannya. Shila mendengus pelan lalu dengan nekatnya menarik wajah Azka dan menangkupnya. mata coklat terang itu beradu dengan mata bulat milik Shila. Deg! jantung Azka rasanya ingin melompat ketika bertatapan dengan manik itu dan dengan kasarnya Azka mendorong Shila hingga gadis itu tersungkur ke bawah. Azka pergi meninggalkan Shila tanpa sepatah kata pun. "Lo gak tau, setiap gue lihat mata lo bayangan 'dia' selalu ada disana." ucap Azka frustasi. Apakah Azka akan melupakan masa lalunya? dan akan mencintai seseorang. #Happyreading🙌 #Don't copy paste my story. #Hargai orang lain kalau kamu ingin dihargai✨🤗 (Slow Updet)
You may also like
Slide 1 of 10
 CHARIVA SQUAD cover
Because ILY [Completed] cover
𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓 cover
Almost Us  cover
AIRen cover
Arkana [COMPLETED]✔️ cover
Di Masa SMP Ku cover
ASYHILA(COMPLETED) cover
Love Cologne cover
Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤] cover

CHARIVA SQUAD

20 parts Ongoing

"semoga kita selalu bersama sama ya,"ucap gadis cantik berambut sebatas pinggang yang bernama tag Chariva. "semoga aja," jawab laki laki berparas tampan yang sedikit acak acakan bernama tag arata. "senjanya indah banget,"ucap Ayya dengan senyuman. "Namanya juga senja ay," jawab Raegan yang tengah bermain hp. Setelah sekian lama berdiam diri dengan kegiatan mereka masing masing. Tiba tiba ayya bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana. "Va,"panggil Raegan. "hmm?"saut Riva. "Kenapa tuh bocah malah pergi," tanya Raegan yang keheranan. "Gak tau tuh," jawab Arata. Baru saja di bicarakan, tiba tiba ayya datang dengan membawa kantong plastik di tangannya. Setelah di buka kantong plastik itu, ternyata berisikan es krim yang baru saja di beli oleh ayya di depan sana. "Widih beli es krim kamu ay?" Tanya Riva seraya bangkit dari duduknya untuk mengambil es krim miliknya. Ayya yang di tanyain seperti itu tentunya mengangguk. "iya kak," ucap Ayya sambil membuka bungkus es krim miliknya. Saat es krim milik ayya terbuka, dia mengoleskan sedikit es krim itu ke tangannya dan mengarahkan tangan yang terkena es krim itu ke arah Chariva. "Ayya," reflek Riva saat tangan Ayya yang terkena es krim itu berhasil mengenai wajah Chariva. "Hahaha ," tawa Ayya seraya berlari agar tidak bisa tertangkap oleh Chariva yang juga ingin mengoleskan es krim. Saat Chariva dan Ayya sibuk berlarian di situ Arata dan raegan hanya duduk memakan es krim dan memandangi kedua gadis itu. "Lucu ta," ucap raegan seraya memakan es krim miliknya. "Iyaa semoga bisa terus kayak gini," Jawab Arata dengan memakan es krim dan memotret dua gadis itu dari jarak jauh. "hahaha," tawa mereka bersama. senja ini menjadi saksi kedekatan antara mereka berempat. Semoga mereka bisa terus seperti ini sampai nanti.