Death Voice [END]

Death Voice [END]

  • WpView
    OKUNANLAR 250
  • WpVote
    Oylar 68
  • WpPart
    Bölümler 32
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Çar, Ağu 4, 2021
Irene Shelton bisa mendengar suara orang mati yang sangat mencintai dirinya. Suara-suara tersebut dari orang-orang yang mati di masa perang, yang menyuruh Irene untuk menghancurkan Republik Strorhiel karena tidak membantu mereka. Damian Hawley adalah seorang 'immortal' sejak kecil akibat eksperimen manusia dari Kekaisaran Northoriale. Meski begitu, dia tetap menjalani hidupnya dengan bahagia. Para immortal selalu diperlakukan alat oleh masyarakat. Berkat mereka, takkan ada lagi kematian di perang. Mereka berdua tak bisa lepas dari namanya kematian. Irene yang dikelilingi kasih sayang tak terlihat oleh suara orang-orang mati, sedangkan Damian melihat dengan matanya sendiri teman-temannya disiksa oleh orang-orang Kekaisaran hingga mati. Bisakah mereka mendapatkan kebebasan dari kematian yang tak terhindarkan?
Tüm hakları saklıdır
#70
writteninaction
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • WEREWOLF : The Story Of Sylvester [Completed]
  • SINGGASANA CHARLESTON
  • Me and My Prince Demon (Revisi) (FULL STORY DI DREAME)
  • Reject Or Not?
  • The Eternal Country (1) : Lost In A Foreign Land (√)
  • AN RÍ FÍOR BELOVED
  • Eclipsed Bonds [COMPLETE]
  • The Blood of Rosenveil
  • Mysterious Mate (END)

#1 in Serigala #1 in king #2 in Immortal [BOOK 1] Matanya membara menatap nyalang kearah Victoria croft, gadis bertudung merah yang ia temui beberapa hari lalu di inti jurang kematian. Ia telah mengorbankan separuh nyawanya untuk menolong gadis itu tapi dengan sangat tidak tahu diri gadis itu malah menolak dirinya mentah mentah dan meludahi wajahnya. Sungguh keterlaluan! Gadis itu harus diberi pelajaran. Sylvester menarik tubuh Victoria kearahnya lalu menghimpit tubuh kurus itu tidak tercelah. Ia sangat senang melihat mangsanya meringsut ketakutan di bawah kuasanya. Tapi kali ini berbeda. Gadis itu sangat berbeda. Tidak ada kata takut sedikitpun yang terpancar dari kilatan matanya. Ia terus memberontak bahkan hampir menampar wajah Sylvester jika pria itu tidak tepat untuk menangkis. "Lepaskan aku! Apa maumu?!" "Dirimu" [Wattys 2018, april 06] -Rafaefazelt-

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi