Death Voice [END]

Death Voice [END]

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 4, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Irene Shelton bisa mendengar suara orang mati yang sangat mencintai dirinya. Suara-suara tersebut dari orang-orang yang mati di masa perang, yang menyuruh Irene untuk menghancurkan Republik Strorhiel karena tidak membantu mereka. Damian Hawley adalah seorang 'immortal' sejak kecil akibat eksperimen manusia dari Kekaisaran Northoriale. Meski begitu, dia tetap menjalani hidupnya dengan bahagia. Para immortal selalu diperlakukan alat oleh masyarakat. Berkat mereka, takkan ada lagi kematian di perang. Mereka berdua tak bisa lepas dari namanya kematian. Irene yang dikelilingi kasih sayang tak terlihat oleh suara orang-orang mati, sedangkan Damian melihat dengan matanya sendiri teman-temannya disiksa oleh orang-orang Kekaisaran hingga mati. Bisakah mereka mendapatkan kebebasan dari kematian yang tak terhindarkan?
All Rights Reserved
#86
wiaindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Empress Must Die [END] ✔️
  • Reject Or Not?
  • Iyrin: Di Balik Sayap dan Bisikan
  • SINGGASANA CHARLESTON
  • HUNTING!'the blood' [HUNTING!SEASON1] COMPLETE✅
  • The Story Of Red Hair SCARLET! (END)
  • The Blood of Rosenveil
  • Me and My Prince Demon (Revisi) (FULL STORY DI DREAME)
  • Prince Of Darkness-Crown In The City Of Blood Bones
  • The Midnight Bride [TAMAT]

Saviora Cortez, anak haram yang tidak pernah merasakan ketenangan dalam hidupnya. Ayahnya tidak akan membiarkannya tenang sedikitpun bahkan di hari kematiannya. Pria kaya itu memilih menyiksa putrinya itu meski saat ini tubuhnya sudah membujur kaku di dalam peti mati. Dengan kuasanya, ia memerintahkan pengacaranya untuk menulis nama Saviora di atas surat wasiatnya sebagai satu-satunya keturunannya yang menerima semua warisannya. Bukan ini yang Saviora inginkan. Ia hanya ingin hidup damai meski kemiskinan selalu menyertainya. Namun nampaknya itu bukan sesuatu yang ditakdirkan untuknya. Hingga di penghujung malam yang dingin dan gelap ini, ia harus menemui ajalnya saat seorang pembunuh bayaran berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. *** Dinginnya kematian yang Saviora rasakan tidak berlangsung lama. Karena saat membuka mata, ia malah melihat langit-langit kamar yang mewah alih-alih atap sebuah peti mati atau pengapnya sebuah lubang yang ditutup tanah. Ia terbangun di sebuah kamar mewah, dan sekali lagi... kehidupan damai seperti enggan mendekatinya. *** WARNING!!! Untuk pembaca 18+ karena terdapat adegan pemb*nuhan dan s*x.

More details
WpActionLinkContent Guidelines