RENJANA [ON GOING]

RENJANA [ON GOING]

  • WpView
    Reads 2,147
  • WpVote
    Votes 1,495
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 16, 2021
Renjana mulai paham bahwa menjadi dewasa memang sulit. Dulu, ia sangat ingin menjadi dewasa agar seperti kakaknya yang punya banyak teman. Berlarian kesana kesini, bercanda bersama dan melakukan banyak hal yang menyenangkan. Tapi apa jadinya jika semua ekspektasi itu berubah saat teman-teman nya tau siapa renjana sebenarnya? Atau bagaimana kah kelanjutan ceritanya saat renjana juga baru tau orang seperti apa teman-teman nya itu? "Gua ga nyangka lo sembunyiin ini dari kita semua ja" "Gua juga ga nyangka, kalian sembunyiin ini dari gua" ──̇─̇─̇─ ⚠️ WARNING ⚠ - murni 100% hasil pemikiran sendiri. - tempat, waktu, tanggal dan lain sebagainya fiksi. - kekerasan - mental health - bahasa kasar - bahasa baku/non baku - typo - broken english dilarang keras plagiarisme ! { NOTE ; PICT DIAMBIL DARI PINTEREST }
All Rights Reserved
#899
huangrenjun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • DISASTER || Renjun
  • Heaven | Lee Felix [END]
  • Broken melodies
  • Meikarta (END)
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • [ ✔︎ ] Bangku Sebelah | Ft. Renjun & Nakyung
  • FRASA || ft. Huang Renjun [END]✔(REVISI)
  • [√] Viel

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines