25.00 [End]

25.00 [End]

  • WpView
    Leituras 324
  • WpVote
    Votos 102
  • WpPart
    Capítulos 22
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, ago 13, 2021
Fantasy, Slice of Life, Action, Minor-Romance Inspired by : Yoru ni Kakeru (song); Wonder Egg Priority (anime); Plunderer (anime) °°° Namanya Luna, seorang remaja perempuan yang menyimpan semuanya di dalam senyuman. Di balik senyum cantiknya tersimpan penuh luka lara. Di saat semua orang mengeluh padanya dan menjadikannya teman curhat, Luna justru terdiam menyimpan lukanya dalam-dalam. Satu prinsip yang selalu ia pegang; diluaran sana masih banyak yang lebih menderita darinya. Jadi, ia tak merasa pantas untuk mengeluh. Semakin ia depresi semakin ia merasa bahwa ada yang aneh dari laci di kamarnya. Laci yang seharusnya berisi banyak cemilan itu justru menampilkan suatu pemandangan yang harusnya hanya ada di dunia Doraemon. Sampai akhirnya hari itu, ia bertemu dengan kurcaci yang muncul dari dalam laci, menawarkan sesuatu yang menarik bagi Luna. Dunia Vancoffee. Dunia di mana terdapat format waktu dua puluh lima jam di dalamnya, dan penuh dengan makanan manis. Luna menerimanya begitu saja, sebelum si kurcaci meneruskan ucapannya. Namun, benarkah dunia itu hanya berisi makanan manis? ================================ 🎨 Cover from Canva 📢 Tinggalkan vomment, ya! Terima kasih! Enjoy!♥️
Todos os Direitos Reservados
#279
fight
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Let Me Love You Longer
  • Bitter Scar
  • E'TheReal: Eternal Sunshine of Sequoia
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • Free Lady : Alternis Time
  • Berani Pulang Ke Rumah
  • "Jiwa Tanpa Titik Pulang" ⚕︎Gin Geheboi⚕︎ TNF/TNMC ❦
  • ATEEZ | Z DIMENSION : EP. 1 STRICTLAND [✓]

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo