Friend Zonk!

Friend Zonk!

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 22, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Bangun woi!!! Tidur mulu perasaan." Ujar seorang cowok sembari menendang bangku yang diduduki oleh sang empunya, hingga yang tengah tertidur pun terganggu dan menggeliat kecil. Dia sudah membangunkannya selama sepuluh menit, namun yang dibangunkan malah tak merasa terganggu sama sekali. "Hoaaamm" Sahutnya dengan mulut yang terbuka lebar. "Heh, mulutnya! Jadi cewek kok gak ada sopan-sopannya" sang cowok yang membangunkannya tadi mengomel karena melihat kebiasaan sang sahabat. "Apasih? Suka banget gangguin orang" Setelah merasa nyawanya terkumpul, sang gadis menyahuti dengan sewot karena kesal dibangunkan dari mimpi indahnya. Padahal dia sedang mimpi berduaan sama doi, di tempat romantis pula. "Pulang!!"
All Rights Reserved
#27
informatika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA YANG NYATA
  • My Little Monster - Completed
  • Silent Heart!
  • KERLIP BINTANG CINTA
  • SHETAN
  • Semu [Completed]
  • Buat Aku Lupa
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Feathers

Mia, gadis berkulit sawo matang itu diam-diam mengagumi Elo, lelaki jangkung yang kebetulan berteman baik dengan sahabatnya, Tiara. Gadis itu, Mia, mengakui bahwa ia kurang pantas memimpikan Elo menjadikannya pendamping. Elo terlalu menawan untuk ukurannya yang notabene standar kecantikan di bawah rata-rata. Meski menyadari kekurangnya, Mia tetap mencari peluang untuk mendekati Elo. Baginya, segalanya adalah rencana Tuhan! Bisa jadi, ia dan Elo ditakdirkan bersama. Sayangnya, hal itu tidak terjadi! atau bahkan tak akan pernah terjadi! Karena, belum sempat memulai pendekatan nyata, Elo, lelaki itu lebih dahulu menyadari motifnya. Dan untuk menghentikan pergerakan Mia, Elo dengan tidak berperasaan mengatakan hal menyakitkan yang mana membuat Mia mundur secara teratur! Mia cukup tahu diri! Ia, tantu saja harus mundur! Elo ..., namanya telah di garis bawahi dan ditetapkan sebagai lelaki yang tidak masuk dalam daftar kriteria lelaki masa depan sejak saat itu bahkan untuk seterusnya! Meski ketika mereka kembali dipertemukan dalam kondisi yang berbeda. Sekali pun di saat Elo justru menunjukan sikap yang jauh lebih berperasaan dari sebelumnya. Kejadian-kejadian masa lalu tetap membuat Mia memegang teguh pendiriannya. Mampukah Elo mematahkan keteguhan hati Mia dan memenangkan hati gadis itu sekali lagi di saat orang dari masa lalu Mia hadir di tengah-tengah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines