Nathan Van Diederik

Nathan Van Diederik

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 16, 2021
Hana bersama keluarganya pindah ke desa tengah Jawa, tempat tinggal Kakek buyutnya dulu. Tak jauh dari tempat tinggalnya yang baru, berdiri sebuah rumah besar bergaya Belanda yang sudah lama tak berpenghuni. Disana ia bertemu dengan seorang lelaki Belanda yang mengaku tinggal di rumah tersebut. Namun anehnya, lelaki itu mengatakan bahwa Hana adalah seseorang di masa lalu yang ia tunggu sampai saat ini, padahal Hana baru pertama kali bertemu lelaki tersebut. Rumah Belanda tua yang sudah puluhan tahun tak berpenghuni ditempati oleh seorang lelaki Belanda. Apakah dia hantu? Atau hanya orang iseng? Lalu apa hubungannya dengan Hana di masa lalu? Disclaimer: Cerita hanyalah fiksi, tidak ada hubungannya dengan sejarah Indonesia.
All Rights Reserved
#21
cintaduadunia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Bercat Putih
  • Harsa Sang Puspa Bangsa
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • Hana : My Family 하나 : 우리 가족
  • TOUCHED (End)
  • NICHOLAStein ✔
  • SAMARA (TAMAT)
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • It Was Always You

Mempunyai rumah yang indah dan nyaman adalah idaman bagi semua orang, tapi bagaimana jadinya jika rumah yang kita tempati itu, rupanya tidak seindah dan senyaman seperti apa yang kita bayangkan Berangkat dari sebuah kisah yang menceritakan tentang sebuah keluarga yang pindah dan menetap di sebuah desa di jawa barat, yaa..sebut saja keluarga tersebut dengan nama keluarga dirja, sebuah keluarga yang telah dikarunia dengan tiga orang anak, pekerjaan pak dirja yang bertugas sebagai pengawas perkebunan telah mengantarkannya singgah ke berbagai daerah dalam rangka mengawasi perkebunan dan salah satunya adalah desa yang berada di jawa barat ini " jadi rumah sebesar ini bapak beli dengan harga yang murah...?" Pertanyaan yang terlontar dari mulut samsudin sepertinya merupakan sebuah awal dari prasangka buruk akan masa lalu yang kelam dari rumah yang telah dibeli pak dirja dari salah seorang sahabatnya, hingga akhirnya seiring dengan berjalannya waktu, prasangka buruk samsudin tersebut mulai menjadi kenyataan, hal ini ditandai dengan terjadinya berbagai macam kejadian menyeramkan di rumah tersebut

More details
WpActionLinkContent Guidelines