Lachesism

Lachesism

  • WpView
    LECTURAS 38
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 16, 2021
15+ "Gaada satupun bagian dari negara ini yang bakal nerima kita. Mereka hanya akan selalu menganggap kita lebih rendah dari binatang," kata gadis itu sambil terkekeh pelan. "Dengan mata yang penuh penilaian, mereka menatap kita dengan pandangan menjijikkan hanya karna kita berbeda. Membawa nama Tuhan untuk mengawali sebuah perdebatan yang memuakkan," "Padahal mereka tau tidak ada satupun agama yang mengajarkan kebencian, tapi mereka menutup telinga tentang hal itu." Sambungnya sambil menatap dengan datar kearah bawah gedung tersebut. "It's so disgusting." ♡♡♡ Highest rank 1 in #loveself (06/17-2021) Highest rank 1 in #aseksual (06/18-2021) This story contains about lgbtq+ so, if you hate about it please go away and dont report my work thank you. Cover by: kandayuu118 on pinterest
Todos los derechos reservados
#109
sekolahan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BRAGA (REVISI)
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]
  • MY BEAUTIFUL TEACHER
  • Fatum | Komplit✓
  • The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan]
  • Why, My Love Is Not You?.
  • Pacarku Misterius [HIATUS]
  • troublemaker squad [SELESAI]
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • ONE EYE

🌿🌿🌿🌿🌿STORY FINISHED🌿🌿🌿🌿🌿 "Dia kukenal sebagai serigala sekolah. Bukan karena tingkahnya, tapi karena kebengisannya yang melampaui malaikat maut." Mataku pelan-pelan mulai menajam. Suhu tubuhku mulai menghangat. Aku mengumpulkan kesadaran dan menemukan laki-laki itu masih di sana. Menatap ke bawah. Wajahnya terhalang sinar surya yang menerobos dari cela pepohonan sehingga yang kulihat hanya siluet hitam. Tanganku merinding. Manusia macam apa yang dengan bengisnya tidak sungkan-sungkan menghabisi nyawa seseorang? Dia terlalu menganggap remeh sebuah nyawa. Published: Wed, 15 May 2019 ©beruangjawa_ (PS: naskah selesai revisi tapi kemungkinan direvisi lagi tergantung kesreg-an author🤣) #1 Hurtless (12/06/19)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido