Langit Senja

Langit Senja

  • WpView
    Membaca 2,810
  • WpVote
    Vote 2,107
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadLengkap Sen, Jun 20, 2022
Tangan Langit terangkat untuk menghapus jejak air mata Senja yang masih menetes. Tapi tangannya menembus kepala Senja. "Eh, gak bisa ya" ujar Langit terkekeh sambil menarik tangannya dan menggaruk belakang lehernya yang tidak gatal. "Lupa kalo Lo hantu" lanjut Langit masih di iringi kekehannya, ia merasa canggung. "Gak papa, Senja bisa hapus sendiri air matanya" ujar Senja terkekeh. Tangan pucat nya mengusap wajahnya yang sebelumnya di genangi oleh air mata. "Udah" ujar Senja dan tersenyum manis ke arah Langit.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#145
langit
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cerita di Balik Senja
  • Badboy Lee Heeseung (Selesai)✓
  • Terikat Cinta
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]
  • TWILIGHT WALK
  • ORV x M!Reader [On Hold]
  • Belenggu Obsesi Langit
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan