Fania, My Mistress

Fania, My Mistress

  • WpView
    Reads 98,346
  • WpVote
    Votes 1,126
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 17, 2023
"Kalau kamu mau pacaran sama aku, ada syaratnya" "Syarat? Apa syaratnya?"tanya Gilang. "Syaratnya adalah kamu harus jadi submissive aku" "Submissive?"tanya Gilang seperti orang polos walaupun sebenarnya dia tahu segalanya. Dan disaat itulah hubungan Gilang dan Fania berubah daripada pasangaan-pasangan lainnnya. -----------------------------WARNING!!!!!----------------------------- Cerita ini mengandung unsur kata, gambar, dan tema 21+, untuk pembaca di bawah umur untuk tidak membaca cerita ini dan mencari bacaan lain Ok. Cerita ini hanya fiktif belaka, seluruh isi cerita murni imajinasi penulis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9. Level Up! GXG (FREENBECKY POV) (END)
  • My Bromance [18+] End
  • Pengantin Manisku
  • My Cruel Girl [MASIH REVISI]
  • IGNITES (END)
  • BACKSTAIRS
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Friendship Goals
  • My Sugar Daddy(END)

18+ "Karena syuting akan mulai bulan depan, jadi aku ingin kalian menjalin hubungan yang lebih dekat. Maksudku, bukan dekat seperti... Ya kalian tahu sendiri. Tapi, sebagai teman. Kalian bisa mulai dengan pergi makan sushi berdua. Atau, jalan-jalan. Anggap saja bagian dari pengenalan karakter. Aku punya rencana besar. Tapi, aku tidak akan menceritakannya sebelum investor kita tanda tangan. Aku tidak mau memberi harapan yang muluk-muluk." Elean menunggu tanggapan kami. Namun baik aku maupun Bern tidak mengatakan apa-apa. "Artinya kalian setuju?" tanya Elean. "Kalau Bern tidak masalah, aku juga tidak akan keberatan." "Bern?" Aku menoleh untuk melihat ekspresinya. Bern tersenyum lagi dan kali ini ia menoleh untuk menunjukkan langsung apa yang tertulis di wajahnya padaku. Bibirnya tertarik naik membentuk bulan sabit. Membuat pipinya yang lembut dan segar terdorong naik dan menghimpit dua bola biru dalam matanya. OH! Lesung pipinya! "Aku tidak keberatan, Kak Flo." Ya ampun! Serangan apa yang barusan itu? Bernadetta cantik sekali!

More details
WpActionLinkContent Guidelines