Story cover for Capricorn  by Irnada_27
Capricorn
  • WpView
    Reads 49,729
  • WpVote
    Votes 2,658
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 49,729
  • WpVote
    Votes 2,658
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jun 14, 2021
Azlan mimpi hidup Azlan berubah. 

Berubah jadi lebih indah.

Lebih indah..

Lebih indahhh... 

"Azlan, awas bola!" Peringkat Aska kala melihat bola basket yang dimainkannya bersama saudara kembarnya, terpental tepat di wajah Azlan. 

Azlan berhenti melamun. Kepalanya serasa sangat berat, sakit, setelah mendapatkan hantaman bola basket. Azlan memandang kesal ke arah Azka Sang pelaku yang tengah nyengir tanpa dosa. 

"Ampun, Bos. Lagian Bos, sih, pake ngelamun. Jadi gak tau kalo kepalanya mau kepentok bola!" Azka mengangkat kedua tangannya sembari berjalan. Mengambil bola basket untuk dimainkannya kembali bersama Aska. Tanpa takut, bahwa Azlan yang tengah berbaring di pinggir lapangan, mendadak berjalan dengan terseok-seok. 

Bugh

Brukk

Satu bogeman, Azka dapat sampai tubuhnya limbung ke belakang dan jatuh. Aska seketika tertawa terbahak. Tanpa mau membantu Azka, Aska memilih kabur. Menyusul Azlan yang tampak marah. 

Azlan yang tidak kuat berjalan, menjatuhkan tubuhnya di kursi panjang depan kelas. Memijit pangkal hidungnya yang sempat terkena imbas lemparan bola nyasar. 

"Lo kenapa, sih, Lan? kek banyak pikiran banget. Bokap lo pulang?" Aska mencoba menebak. Siapa tahu benar. Azlan selalu seperti ini kalau ayahnya pulang. Paling parah ya babak belur, kalau engga, dibuat kaya orang setres. 

Azlan terdiam. Kemudian memandang sendu sahabatnya. "Gue dijual!"
All Rights Reserved
Sign up to add Capricorn to your library and receive updates
or
#3riddlemencarinaskah
Content Guidelines
You may also like
27 FEBRUARI by MelatiPutri427
38 parts Complete
* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN
ADIKARA ELUSIF (END) by blackcurrantbery
55 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Kami yang Berdosa by Haneaz
55 parts Complete Mature
Arsya merupakan anak asisten rumah tangga dari keluarga Lidya. Saat Arsya berusia 11 tahun, ibunya meninggal. Lidya sudah berjanji bahwa dia akan menjaga Arsya. Namun, kedua anak Lidya-Kevin dan Clara membenci Arsya, karena menganggap Arsya merebut kasih sayang ibu mereka. Saat Arsya dewasa dan cukup matang, ia menikahi Lidya. Kedua anak Lidya-tak terima dan menentang keras keputusan sang ibu. Kakak dan adik itu semakin membenci Arsya. Keduanya selalu berusaha menyingkirkannya dari rumah. Namun, karena suatu kejadian, kebencian Clara terhadap Arsya, perlahan malah berubah menjadi cinta. ________________________ Kevin teriak, "Mama yang keterlaluan! Ma! Orang nggak tahu diri itu lebih muda dari aku, Ma! Apa Mama nggak malu? Selain karena anak pembantu, orang nggak tahu diri ini masih sangat muda, Ma! Beda jauh umurnya sama Mama. Tolong, Ma! Tolong! Sadar! Kalian itu beda jauh umurnya! Nggak pantes. Ini gila, Ma!" Lidya menahan oksigen di dalam tubuh untuk sekian detik. "Memangnya kenapa kami harus malu? Kami bukan pencuri, bukan penjahat, bukan koruptor. Apa ada larangan dalam hukum negara dan agama untuk menikah dengan orang yang berbeda jauh umurnya? "Menikah dengan seorang yang jauh berbeda umur, bukanlah hal yang memalukan, atau pun terlarang, asal keduanya sudah saling dewasa. Arsya sudah dua puluh tahun, sudah dewasa, dan pikirannya juga dewasa," jelas Lidya. Tangannya menunjuk Clara dan Kevin. "Tidak seperti kalian berdua, umur sudah dewasa, tapi tidak pernah berpikir dewasa." Kevin memutar badan, meremas kerah Arsya yang masih duduk, dan memaksanya berdiri. "Lo, dasar anak dari perempuan murahan! Makanya lo bahkan nggak tahu ayah lo itu siapa!" _________________ Cinta mulai tumbuh, ketika sudah terlarang. _________________ Original story by Haneaz. Dilarang plagiat.
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Light, Azkiel  by julian15935
14 parts Ongoing Mature
[ JUST BROTHERSHIP NOT BL!] Azakiel Putra Narendra, seorang anak tunggal kaya raya yang ditinggalkan bunda nya karena diambil oleh sang semesta. Kini ia hanya tinggal bersama ayahnya. Kehilangan bunda nya, membuat jiwa nya hampa, tapi ia tidak berputus asa. Ia masih menjalani hidup seperti biasanya, meskipun sikapnya berubah menjadi berandalan. Akhirnya dia pun mewarisi perusahaan ayahnya, dan selalu bekerja setiap saat. Meskipun sesekali ia akan mengunjungi ayahnya yang sudah lansia. ********** Azkiel Nadeo Binara, anak dari seorang pelacur. Semua terjadi begitu saja, hingga Azkiel lahir. Ibu nya mati ketika ia berusia 3 tahun karena bunuh diri atas penolakan seseorang. Ayah kandungnya karena merasa bertanggung jawab merawat Azkiel dan membawa nya ke dalam keluarga nya. Istri ayahnya, menyayangi nya. Tapi ia mati 2 tahun kemudian, karena dibunuh. Semuanya menuduh Azkiel karena membunuh Alena, bunda angkatnya atau istri ayahnya. Karena pada saat itu hanya Azkiel yang berada dirumah. Semua nya membenci-nya termasuk ayah, dan seluruh abang tiri nya. Dan kini Azkiel menjadi seorang burung terjebak dalam sangkar, tidak bisa pergi kemana pun, dan terus tersiksa di dalamnya. Anak itu hanya akan berusaha bertahan sampai ajal menjemputnya. "Tuhan, bisa bawa Kiel?" Lirih Azkiel *********** Bagaimana jika Azakiel memasuki tubuh Azkiel? Laki-laki dewasa memasuki tubuh anak remaja lagi? Bukannya itu sangat membosankan? Atau mungkin dia akan menikmatinya? Cover by pin! Mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh, alur, cover atau apapun itu! Itu murni bentuk ketidaksengajaan. Tapi satu yg bisa kupastiin, kalau cerita ini sama sekali tidak plagiat dari cerita apapun! Murni pemikiran sendiri!
Sudut pandang (felisha) by alghisty_
7 parts Ongoing
"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih
You may also like
Slide 1 of 10
THE GIRL WHO FIGHT FOR THEIR LOVE (COMPLETED) cover
27 FEBRUARI cover
FILOSOFI RUMAH cover
ADIKARA ELUSIF (END) cover
Kami yang Berdosa cover
Naomi Life's Story cover
DANADYAKSA cover
Light, Azkiel  cover
Sudut pandang (felisha) cover
[BL]The Last Place (on Going) cover

THE GIRL WHO FIGHT FOR THEIR LOVE (COMPLETED)

53 parts Complete

[C O M P L E T E] [E N D] [S E D A N G D I R E V I S I ] CERITA INI SEDANG DIREVISI JADI KALAU KALIAN MENEMUKAN BANYAK TYPO ATAU BAHASA TIDAK BAKU MOHON DI MAKLUMI. CERITA MENGANDUNG BAWANG! Untuk kamu yang sedang aku perjuangkan. ~Acha Meylinda Putri. 🐾🐾🐾 "Alan," panggil Acha pada cowok yang kini sedang menyetir motornya. "Apa?" balas Alan sambil membuka kaca helm fullface nya agar suaranya bisa terdengar jelas. "Kalo Acha jadi bumi Alan mau jadi apa?" tanya Acha suaranya ia naikkan satu oktaf. "Matahari," jawab Alan pelan, namun Acha masih bisa mendengarnya. "Karena Alan mau ngasih kehangatan buat Acha?" Alan menatap cewek dibelakang nya dari spion, cewek ini sedang halu atau mimpi. "Nggak lah." "Terus alasan Alan apa?" "Karena gue mau lo menjauh 149,6 juta km dari gue." 🌈🌈🌈 Untuk kelanjutannya langsung baca aja ya, jangan lupa tambahin ke reading list kalian! Dengan vote dan komen berarti kalian menghargai karya author ini😘