Semesta seperti sedang mempermainkan aku, semesta mempertemukan ku dengan mu membuat ku jatuh cinta dengan sangat dalam padamu, namun pada akhirnya saat aku berhasil memilikimu semesta justru memberiku kenyataan yang menyakitkan bahwa aku dan kamu hanya SEAMIN namun tidak SEIMAN.
Bukankah semesta kejam? Ia menerbangkanku dengan sangat tinggi dan menjatuhkanku kembali dengan keras.
Ketika semesta mempertemukan dua insan hanya untuk memberi pelajaran di hidup keduanya. hati manusia bisa mencintai setiap hati yang datang,namun tidak akan melupankan hati yang pernah ada.
Dan jika kamu tidak bisa melupan seseorang maka berpintar-pintarlah untuk tidak mengingatnya.
Semesta yang ikut sarta dalam pertemuannya.namun semesta hanya mengijinkan untuk bertemu tidak untuk bersama.
Dan Siapa yang menjamin akan pertemuan dengan seseorang yang memberikan pengalaman pertama dalam mencintai sekaligus mengiklaskan.
Sama halnya dengan langit dan senja.pertemuan mereka adalah takdir dari semesta,namun untuk akhirnya entah bagaimana.
Perbedaan yang kuat diantara mereka sangat tabu untuk di satukan.