Cinta Di Ujung Sajadah

Cinta Di Ujung Sajadah

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 15, 2021
Belasa tahun menjalani hidup sebagai piatu, Cinta bahkan tidak tahu wajah ibunya. Ayah dengan sempurna melenyapkan setiap jejak perempuan terkasih itu. Saat Ayah menikah dengan Mama Alia, dan membawa dua saudara tiri. Cinta semakin tersisi. Ketika surga terenggut dari hari-hari Cinta, lelaki itu hadir. Maka Matahari Muhammad yang humoris namun santun itu, mengenalkannya pada dunia lain yang memberi kebahagiaan. Hingga sebuah rahasia besar belasan tahun lalu terbongkar dan Cinta harus menempuh perjalanan jauh yang memisahkannya dengan laki-laki itu. Sekian Terima Kasih Sudah Membaca Novel Ini !
All Rights Reserved
#72
ujung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUHNYA CATATAN MALAIKAT RAKIB (TAMAT)
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • couple till jannah
  • Love of eternity
  • Zidan With Syakira
  • my little boo
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]

Semuanya duduk di ruang tamu. Tak ada yang berani berkata ketika Kyai Rahmat sudah berbicara. Hening. Malam hari yang sangat bergejolak. Aidah duduk di hadapan Umi dan Abinya. Kepalanya tertunduk tak berani memandang kedua orang tuanya. Sedangkan, Aisyah (kakak Aidah) duduk di samping Aidah sambil menenangkan Aidah yang sedang kalut. "Aidah juga tidak tahu, Bi," jawab Aidah terisak dengan kedua tangan yang mengepal dan gemetar. "Tidak tahu bagaimana?! Jelas-jelas ini dua garis biru, Aidah! Kamu ini muslimah! Kerudung panjang! Bercadar pula! Anak yang punya pesantren! Lalu sekarang kamu hamil di luar nikah dan kamu bilang tidak tahu apa-apa?! Jangan bohong kamu!" teriak Kyai yang semakin menjadi. "Abi, beri Aidah kesempatan untuk menjelaskan," tambah Aisyah. "Apa yang harus dijelaskan kalau sudah dua garis biru begini? Sudahlah. Sekarang, kamu bereskan semua barang-barangmu dan angkat kaki dari rumah ini. Kamu sudah bukan anak Abi lagi," ucap Kyai yang berdiri dari tempai duduknya dan berjalan lesu masuk ke kamarnya. Ya. Ini adalah kisah Aidah. Seorang muslimah yang sangat menjaga kehormatan dan keislamannya. Tapi, Allah memberikannya ujian berat. Ia hamil tanpa seorang suami di sampingnya. Apakah Aidah benar-benar sudah berkata jujur dengan abinya? Jika iya, apa yang sebenarnya terjadi dengan Aidah? Simak ceritanya dalam, "Jatuhnya Catatan Malaikat Rakib."

More details
WpActionLinkContent Guidelines