We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rinjani

Rinjani

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 29, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Rinjani.. Gadis malang yang harus menjadi pelampiasan dendam oleh Liam. Pria yang dikiranya baik sebagai kekasihnya. Ternyata menyimpan kebusukan di balik sikap manisnya. Tak cukup merusak masa depan Rinjani, menguras seluruh harta peninggalan orang tua Rinjani. Liam masih berusaha melenyapkan Rinjani. Semua bagai mimpi buruk oleh Rinjani ketika ia bangun dari tidurnya. Rinjani menangis saat setelah mengetahui kebusukan sang kekasih. Parahnya ia tau saat setelah mereka melakukan hubungan yang tak seharusnya mereka lakukan. "See.. kalian nggak bisa lagi bisa ganggu hidup gue. Lo udah hancurin keluarga gue. Jadi elo pantes dapatin semua ini.Jangan lo kira gue ngejar lo karena gue cinta sama elo. Karena nyatanya gue cuma mau bales semua perbuatan keluarga lo." Liam berdiri tegak menatap remeh perempuan di depan nya. Rinjani masih menangis memeluk selimut tebal. Masih tak percaya apa yang di lakukan Liam. Lelaki yang dikiranya mencintainya dengan tulus. "Jangan pernah lo tunjukan muka lo di depan gue. Kalo lo masih nekat. Gue akan sebar video ini. Dan gue pastikan di manapun elo berada akanmendapat kesulitan. Camkan itu." Setelah itu Liam pergi meninggalkan Rinjani yang masih menangis meratapi nasibnya. Bagaimana mungkin lelaki yang bersikekeh mendekatinya selama enam bulan lamanya tega melakukan semua ini. Semua belum berakhir. Rinjani masih harus membutuhkan penjelasan mengapa Liam berkata dan berbuat seperti ini. Tapi semua hanya tinggal Rinjani tak bisa lagi menemukan Liam. Jangankan bertemu semua yang di ketahui tentang Liam dulu hanyalah omong kosong. Semua rekayasa. Bodohnya dia menyerahkan mahkotanya dengan begitu saja kepada Liam. Bodohnya dia dengan di rayu saja sudah mau di ajak Liam bermalam. Semua sungguh tak terduga. Belum seminggu Rinjani kehilangan Ibunya. Ia pikir dengan pergi bersama Liam, ia akan melupakan kesedihannya. Tak taunya dengan ikutnya dia menjadi awal pembuka kehidupan terjalnya bersama Tasya~adik~.
All Rights Reserved
#904
menangis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miss You Love
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • my perfect revenge (End)
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Married With CEO : Happiness
  • My Summer Love
  • syanin
  • Accidental' (END)
  • RANNA
  • My Ex Husband [Complete ✔]

"Aku sudah pernah katakan, aku siap dengan cobaan dan hantaman yang akan menerpaku. Aku lelah bersembunyi terus. Tidak ada satu orang pun yang ingin masuk dalam lingkaran masalah yang berat. Aku tidak bisa berdiam diri, tidak punya pilihan karena hanya inilah pilihan itu. Aku siap menghadapi, dengan atau tanpa bantuan siapa pun." Sang wanita berlari dan terus berlari. Kehidupan sudah memporak porandakan kemewahan dan kesenangan yang selama ini dicecapnya. Ia sadar semua sudah hilang, harapannya hanya satu, berusaha menemukan cinta yang tulus untuknya. Kekejaman sang paman dan mantan ibu tiri, membawanya pada tiga pria yang ternyata menyayangi dan mencintainya sedari kecil. Ikatan cinta masa kecil yang tidak akan pernah terlupakan. ===== Adrien, mantan suami yang terus menyayangi sang wanita. "Aku tahu kamu akan datang untukku. Aku tahu kamu tidak akan benar-benar meninggalkanku. Hatiku selalu berteriak, aku merindukanmu. Aku tidak ingin kehilanganmu. Aku rindu senyumanmu, aku rindu menghabiskan waktu bersamamu, aku rindu saat kita tertawa bersama-sama. Aku merindukanmu. Zeid, lelaki lembut dengan beribu pesona. "Cukup bagiku untuk mengetahui bahwa perasaanku tidak salah. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi, rasa itu membara lagi dan aku berjanji tidak akan menundanya. Kamu adalah satu-satunya milikku. Zein, lelaki arogan dan kasar, susah ditebak apa yang ada dalam pikirannya. "Aku berkorban untukmu, bukan untuk hal yang sia-sia. Aku punya tanggung jawab terhadapmu karena rasa cintaku. Aku tidak perlu menyatakan cinta jika hanya menginginkan tubuhmu karena aku bisa mendapatkannya dengan wanita mana pun. Kamu salah, kamu tidak bisa membayar apa yang telah kukorbankan. Mungkin kamu masih menganggap ini sebagai main-main namun waktu akan membuktikannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines