Story cover for Acta Est Fabula  by Stars_aksaraco
Acta Est Fabula
  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jun 15, 2021
Apa yang terjadi adalah sebuah kisah, mendaki gunung hingga mengarungi lautan akan terasa hambar tanpa sebuah makna. 

Dan ini adalah makna yang kami ciptakan, dari puing-puing rasa dalam diksi yang menghantarkan memori kepada sebuah arti.
All Rights Reserved
Sign up to add Acta Est Fabula to your library and receive updates
or
#226cermin
Content Guidelines
You may also like
My Eternal Moon [ End ✔️] by cweetcobeyi
38 parts Complete
Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡
You may also like
Slide 1 of 10
JANJI DI ATAS AWAN (ON GOING)  cover
Dermaga Tua cover
ROMANSA KATA cover
Di Antara Akar dan Langit cover
Jangan Bermain Cinta dengan Mapala cover
Simfoni cover
Dermaga cover
RUMPANG RAMPUNG cover
My Eternal Moon [ End ✔️] cover
Kepada Rindu Yang Semestinya cover

JANJI DI ATAS AWAN (ON GOING)

21 parts Ongoing

Di antara langit yang membentang luas dan puncak yang menjulang tinggi, dua pasangan sejati melangkah dalam perjalanan yang lebih dari sekadar pendakian. Mereka mencari arti-tentang kebersamaan, tentang impian yang terjalin di setiap langkah, dan tentang janji yang pernah terucap, kini menunggu untuk ditepati. Angin gunung berbisik membawa kenangan, kabut menyelimuti jejak yang mereka tinggalkan, sementara matahari terbit di cakrawala menjadi saksi perjalanan hati yang tak hanya mendaki ketinggian, tetapi juga menapaki makna yang lebih dalam. Di atas awan, mereka menemukan bahwa cinta bukan hanya tentang sampai di puncak bersama, tetapi juga tentang bertahan dalam setiap badai dan berbagi hangatnya mentari di pagi yang dingin.